KUAI KBRI Tokyo Hadiri Resepsi bagi Kandidat Perawat Indonesia di Yokohama

Kuasa Usaha ad Interim KBRI Tokyo, Dr. Ben Perkasa Drajat telah menghadiri resepsi atas undangan pemerintah Prefektur Kanagawa di Yokohama kemarin (23/03). Resepsi tersebut dibuka langsung oleh Gubernur Yuji Kuroiwa.

Resepsi tersebut diselenggarakan guna memberikan semangat dan dukungan bagi para kandidat perawat dan perawat lansia Indonesia yang saat ini tengah menjalani pendidikan dan pelatihan di Yokohama, Jepang.

Saat ini tercatat sejumlah 1792 perawat dan perawat lansia asal Indonesia yang bekerja di Jepang. Sebaran terbesar para perawat dan perawat lansia di Jepang terletak di Prefektur Osaka, Prefektur Kanagawa dan Prefektur Tokushima.

Ditjen Pajak Diseminasikan Sistem Pajak Indonesia dan Tax Amnesty kepada WNI di Tokyo

Seluruh warga negara Indonesia yang menjadi subyek pajak Indonesia dapat memberi dukungan bagi pembangunan negara dan kesejahteraan rakyat dengan taat membayar pajak. Kesempatan

untuk membayar dan melaporkan pajak melalui program pengampunan pa‎jak atau tax amnesty periode ketiga akan dibuka hingga 31 Maret 2017.

Hal tersebut disampaikan dalam diseminasi sistem perpajakan Indonesia dan perkembangan tax amnesty oleh Direktur Perpajakan Internasional, Kementerian Keuangan, John L. Hutagaol kepada masyarakat Indonesia yang bermukim di Tokyo kemarin (23/03).

Kegiatan diseminasi pajak di KBRI Tokyo yang dibuka oleh Kuasa Usaha ad Interim KBRI Tokyo, Dr. Ben Perkasa Drajat tersebut dilakukan di sela kegiatan delegasi Ditjen Pajak menghadiri 8th IMF-Japan High Level Tax Conference for Asian Countries di Tokyo.

Selain itu, delegasi Ditjen Pajak juga berkesempatan memenuhi undangan komunitas bisnis Jepang guna mendiseminasikan PMK No. 213 Tahun 2016 terkait kewajiban penyelenggaraan dokumen Transfer Pricing. Kegiatan yang dilaksanakan di Tokai University Club tersebut dihadiri lebih dari 100 pembayar pajak korporasi besar Jepang.

Delegasi Ditjen Pajak juga melakukan pertemuan dengan National Tax Agency (NTA) guna membahas kesiapan masing-masing negara dalam mengadopsi standar perpajakan global yaitu Automatic Exchange of Information serta Rekomendasi Anti-Penggerusan Basis Pajak dan Perpindahan Laba (Base Erosion and Profit Shifting/BEPS) dan ditutup dengan pertukaran Memorandum of Cooperation (MoC) secara simbolik antara Direktur Perpajakan Internasional DJP dengan Direktur International Operations NTA.

Peluncuran Sakura Collection tahun 2017

Sakura Collection 2017 dibuka secara resmi melalui sebuah seremoni tradisional Jepang di Yokohama Sankeien Garden pada tanggal 22 Maret 2017 lalu. 

Upacara penabuhan drum berisi Sake dilakukan oleh Gubenur wilayah Kawagama, Yuji Kuroiwa, didampingi Wakil Duta Besar Republik Indonesia Ben Perkasa didampingi Eko Junor selaku Koordinator Fungsi Pensosbud serta Ibu Alinda Medria Zain sebagai Atase Pendidikan dan Kebudayaan di KBRI Tokyo.

Acara yang memasuki tahun kelima ini dibuka oleh komite khusus yang dikepalai Norika Tozawa, dilanjutkan dengan penampilan hasil karya para desainer dari 5 negara di Asia, yaitu Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand dan Filipina. Hasil-hasil karya mereka harus mengambil insiprasi dari bunga Sakura yang tengah bersemi.

Savira Lavinia Raswari adalah salah satu desainer asal Indonesia dari Sekolah Fashion Esmod Jakarta, yang memenangkan Sakura Collection Asia Student Award. Tujuan utama Sakura Collection adalah untuk mengenalkan kebudayaan traditional Jepang serta menumbuhkan pertukaran dan apresiasi kebudayaan international. 

Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro Hadiri Seminar Finansial ADB-OMFIF di Tokyo

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala BAPPENAS, Bambang Brodjonegoro telah memenuhi undangan Asian Development Bank – Official Monetary and Financial Institutions Forum (ADB-OMFIF) sebagai pembicara dalam ADB-OMFIF Seminar: “The Future of Emerging Market Economics” di Tokyo kemarin (22/03).

Dalam pertemuan yang dihadiri oleh perwakilan otoritas fiskal dan moneter dari beberapa negara serta organisasi perbankan internasional tersebut, Menteri PPN/Kepala BAPPENAS menyampaikan pengalaman Indonesia dalam menghadapi krisis finansial Asia 1997/1998.

Desainer Indonesia Rani Hatta dan Bateeq Tampil dalam 2017 Amazon Fashion Week Tokyo

Dua perancang busana Indonesia, Rani Hatta dan Bateeq telah mempertunjukkan koleksi terbarunya dalam ajang 2017 Amazon Fashion Week Tokyo kemarin (22/03).

Partisipasi Rani Hatta dan Bateeq di Tokyo tahun ini menandai tahun kelima kolaborasi Jakarta Fashion Week dengan Japan Fashion Week Organisation selaku penyelenggara Amazon Fashion Week Tokyo.

Kedua organisasi fashion yang menaungi para perancang busana di Indonesia dan Jepang tersebut memiliki tujuan yang sama, yaitu mendukung pengembangan industri fashion di negara masing-masing dan mempromosikan para perancang busana ke panggung internasional.

Rani Hatta merupakan perancang busana ready-to-wear yang meluncurkan labelnya sejak tahun 2013. Ciri khas rancangannya adalah minimalisme yang berelemen modern. Rani Hatta juga telah mempertunjukkan busananya di Bangkok pada tahun 2016.

Bateeq adalah label busana yang mengedepankan inovasi batik modern dengan memperhatikan skema warna yang menarik serta motif unit yang diinspirasikan oleh khasanah kekayaan budaya Indonesia.

Fashion Week Tokyo yang merupakan ajang peragaan busana terbesar di Jepang diselenggarakan setahun dua kali pada bulan Maret dan Oktober dan dikunjungi oleh tak kurang dari 50.000 pengunjung setiap musimnya. Amazon Fashion Week Tokyo 2017 diselenggarakan pada 20-15 April 2017 dan menampilkan koleksi musim gugur/dingin 2017-2018 dari 53 label fashion.