BERBAGI

Pemerintah RI melalui implementasinya oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Energi menggariskan kebijakan terkait pengadaan listrik yang terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat di berbagai pelosok Indonesia. Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral RI, Ignasius Jonan dalam acara Temu Masyarakat bersama masyarakat Indonesia di Tokyo dan sekitarnya pada hari Minggu (14/05).

Lebih lanjut Menteri ESDM menyampaikan bahwa hingga saat ini di seluruh Indonesia masih terdapat sekurangnya 2.500 desa atau kurang lebih 400 ribu rumah yang belum teraliri listrik. Salah satu terobosan Kementerian ESDM adalah melalui pengelolaan mix energy di Indonesia yang berpotensi besar karena Indonesia kaya akan berbagai sumber daya energi seperti energi panas bumi, biomassa, tenaga solar dan energi nuklir.

Dalam kesempatan ini, Menteri ESDM menemui 200 orang masyarakat Indonesia yang memenuhi Balai Indonesia di Sekolah Republik Indonesia Tokyo dan dengan antusias mengajukan berbagai pertanyaan seputar isu energi dan sumber daya mineral di Indonesia seperti pemenuhan kebutuhan listrik Indonesia dan kebijakan pemerintah mengenai pengelolaan energi panas bumi (geothermal).

Kegiatan temu masyarakat ini merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja Menteri ESDM ke Tokyo, Jepang pada tanggal 14-16 Mei 2017 dalam rangka pertemuan dengan instansi dan mitra di Jepang dari sektor pemerintah maupun swasta.

Kunjungan ini merupakan kunjungan kerja pertama Ignasius Jonan dalam kapasitasnya sebagai Menteri ESDM. Selama di Jepang, Menteri Jonan didampingi oleh Utusan Khusus Presiden untuk Jepang Rachmat Gobel, Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Andy Noorsaman Sommeng, serta Wakil Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas (SKK Migas) Dzikrullah.