Informasi mengenai Visa Diplomatik dan Dinas Indonesia

Kementerian Luar Negeri c.q. Direktorat Konsuler dalam pelayanan visa bertanggung jawab dalam hal memberikan otorisasi visa masuk ke Indonesia untuk visa diplomatik dan dinas.
Permintaan Visa Diplomatik dan Visa Dinas diajukan kepada Perwakilan Republik Indonesia di luar negeri dengan mengisi formulir yang telah ditentukan serta melampirkan:
Pasfoto pemohon berwarna ukuran 4 x 6 cm sebanyak 2 (dua) lembar;
Paspor diplomatik atau dinas yang masih berlaku minimal 6 (enam) bulan terhitung mulai tanggal masuk ke wilayah Indonesia; dan
Nota Diplomatik yang berisi keterangan mengenai penugasan yang bersangkutan yang bersifat diplomatik (untuk Visa Diplomatik) atau penugasan yang bersifat dinas (untuk Visa Dinas); dan
Permohonan visa bagi tenaga ahli asing dalam rangka kerjasama teknik harus melampirkan surat persetujuan dari Sekretariat Negara Republik Indonesia.

Catatan:
Perwakilan Republik Indonesia di luar negeri dapat meminta pemohon untuk memberikan klarifikasi lebih lanjut, jika diperlukan. Pengurusan permintaan visa diplomatik dan visa dinas tidak dapat dikuasakan kepada pihak lain (Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1994).

Perjanjian Bebas Visa bagi Pemegang Paspor Diplomatik dan Dinas
Pemerintah Indonesia hingga saat ini telah mengadakan persetujuan bebas visa bagi pemegang paspor diplomatik dan paspor dinas dengan 32 negara sebagaimana tabel dibawah.

Tertanggal 21-09-2012
No Negara Masa Bebas Visa Tanggal Mulai Berlaku
1. Austria 30 hari

9 Oktober 2008

2. Argentina 30 hari
3. Azerbaijan 30 hari

28 September 2009

4. Belarus 30 hari

9 Juli 2012

5. Brazil 14 – 30 hari

6 Desember 2008

6. Bulgaria 30 hari

1 Agustus 2010

7. Bosnia dan Herzegovina 30 hari

1 Juli 2012

8. Ekuador 14 – 30 hari

6 Februari 2007

9. India 30 hari

1 Agustus 2008

10. Iran 14 – 30 hari

21 April 2006

11. Kamboja 14 hari

16 Oktober 2004

12. Korea Utara 14 hari

24 September 2004

13. Korea Selatan 14 hari

1 Juni 2004

14. Kroasia 14 hari

20 Oktober 2002

15. Kuba 14 hari

15 Desember 2003

16. Laos 14 hari

16 Juli 2002

17. Mongolia 30 hari

10 Juni 2004

18. Myanmar 14 hari

29 Mei 1999

19. Paraguay 30 hari

6 Oktober 2009

20. Pakistan 30 hari
21. Peru 30 hari

28 Februari 2003

22. RRC 30 hari

12 November 2005

23. Rusia 14 – 90 hari

22 Maret 2008

24. Serbia 14 hari

16 April 2004

25. Slovakia 30 hari

31 Juli 2010

26. Slovenia 30 hari

2 Juni 2012

27. Sri Lanka 30 hari

2 Agustus 2010

28. Suriname 30 hari

18 Juli 2012

29. Swiss 30 hari

22 April 2011

30. Turki 14 hari

18 Agustus 2004

31 Tunisia 30 – 60 hari

12 Juni 2009

32 Vietnam 14 hari

17 September 1998

33. Makedonia 30 hari

26 Agustus 2012

34. Persatuan Emirat Arab 60 hari

29 Agustus 2012