“Heart-to-heart relationship” atau hubungan yang didasarkan pada rasa persahabatan yang tulus dan erat antara masyarakat dua negara merupakan pilar sejati kuatnya hubungan dua negara, demikian ditegaskan Dubes RI Tokyo, Yusron Ihza Mahendra, saat menjadi pembicara kunci pada seminar mengenai Indonesia di Hamamatsu (13/11/2014).

Dalam hal ini, Dubes Yusron menyambut baik keputusan Pemerintah Jepang yang akan memberlakukan bebas visa bagi turis Indonesia untuk melakukan kunjungan singkat ke Jepang pada tanggal 1 Desember 2014. Kebijakan yang sama juga direncanakan akan diberlakukan oleh Pemerintah Indonesia bagi wisatawan Jepang pada awal 2015 mendatang. “Tentunya kebijakan ini akan berdampak positif bagi peningkatan people-to-people contact antara kedua bangsa kita”, demikian diutarakan Dubes Yusron.

Seminar di Hamamatsu tersebut diselenggarakan bersama oleh LPIH (Lembaga Persahabatan Indonesia – Hamamatsu) dan Enshu Business Exchange (asosiasi pengusaha UKM) dan dihadiri lebih dari 130 peserta dari berbagai kalangan di Hamamatsu. Hamamatsu adalah kota yang berada di Prefektur Shizuoka dan merupakan pusat industri otomotif Jepang khususnya sepeda motor. Banyak perusahaan yang berbasis di Hamamatsu seperti Suzuki, Honda dan Yamaha telah melakukan penanaman modal di Indonesia dan karenanya banyak warga Hamamatsu telah berkunjung ke Indonesia. Demikian pula, banyak warga Indonesia yang tinggal di Hamamatsu, baik sebagai pelajar ataupun tenaga magang.

Pada kesempatan tersebut, Dubes menekankan peranan penting Asosiasi Persahabatan seperti LPIH bagi upaya memperkuat hubungan kedua negara. Dubes juga mengundang dunia usaha Hamamatsu untuk terus meningkatkan investasinya di Indonesia. “Saat ini, Indonesia adalah satu di antara sedikit negara di Asia Pasifik yang mampu memadukan demokrasi dengan stabilitas dan pertumbuhan ekonomi. Semuanya ini merupakan faktor yang kondusif bagi iklim investasi dan pertumbuhan yang berkelanjutan”, demikian diutarakan Dubes Yusron. Dubes Yusron juga menguraikan berbagai potensi ekonomi Indonesia yang semakin besar dan beraneka ragam, di mana saat ini Indonesia tidak hanya menawarkan kekayaan sumber alam semata, melainkan juga dapat berperan sebagai basis produksi bagi pasar ekspor internasional, di samping memiliki basis konsumen dalam negeri yang besar.

Kegiatan di Hamamatsu juga dimanfaatkan untuk mempromosikan potensi investasi di Indonesia dengan menghadirkan Bapak Husen Maulana, Kepala Pusat Promosi Investasi Indonesia, KBRI Tokyo, yang memaparkan mengenai iklim, kebijakan dan peluang penanaman modal di Indonesia. Acara diakhiri dengan networking event bagi pengembangan jejaring kerja antara peserta dari Indonesia dengan mitranya dari Hamamatsu, Jepang.