Resepsi Penyambutan oleh JAPINDA dan Liga Parlemen Indonesia – Jepang bagi Dubes Yusron Ihza Mahendra: Dubes Yusron mendorong penguatan kerjasama Indonesia – Jepang sebagai kemitraan sejati yang bermanfaat bagi rakyat kedua negara

Pada tanggal 12 Maret 2014 malam di Tokyo, Jepang, dua lembaga persahabatan Indonesia – Jepang yaitu JAPINDA (Asosiasi Indonesia – Jepang) dan Liga Parlemen Indonesia – Jepang menyelenggarakan resepsi selamat datang bagi Dubes RI untuk Jepang yang baru, Yusron Ihza Mahendra, dan Ibu Dewi L. Ihza Mahendra.

Baik JAPINDA maupun Liga Parlemen dipimpin oleh tokoh terkemuka Jepang. JAPINDA diketuai mantan Perdana Menteri Jepang Yasuo Fukuda, yang juga adalah penerima Bintang Kehormatan Republik Indonesia Mahaputera Adipradana pada bulan November 2011 atas peran beliau dalam memajukan persahabatan kedua negara. Sementara Liga Parlemen Indonesia – Jepang dipimpin oleh Toshihiro Nikai, yang juga adalah Ketua Komite Anggaran Parlemen Jepang. Komite ini merupakan salah satu Komite paling berpengaruh di Parlemen.

Sebagaimana dimaklumi, pada tanggal 24 Februari yang lalu, Dubes Yusron telah menyampaikan surat kepercayaan (“credentials”) kepada Kaisar Jepang yang menandai dimulainya pelaksanaan tugas secara resmi sebagai Dubes Indonesia untuk Jepang yang baru. Karenanya, resepsi tersebut merupakan ucapan selamat kedua lembaga terkemuka ini kepada Dubes Yusron serta dukungan bagi pelaksanaan tugas beliau dalam memajukan hubungan kerjasama kedua negara.

Berbicara dalam Bahasa Jepang yang fasih, pada kesempatan tersebut Dubes Yusron menyampaikan bahwa hubungan kerjasama kedua negara terjalin sangat luas dan mendalam di berbagai bidang. Karenanya, “tantangan kita bersama adalah untuk memastikan agar hubungan yang luas dan mendalam ini dapat meningkat ke taraf yang lebih tinggi lagi, dan selalu membawa manfaat bagi rakyat kedua negara”, demikian disampaikan beliau.

Dubes Yusron juga mengingatkan bahwa ayah dari Ketua JAPINDA Yasuo Fukuda adalah Takeo Fukuda, yang juga pernah menjabat sebagai Perdana Menteri Jepang dan pada tahun 1977 menggoreskan warisan sejarah penting yaitu “Doktrin Fukuda”. Doktrin Fukuda menggariskan kebijakan luar negeri Jepang sebagai negara cinta damai yang berkomitmen membangun kerjasama erat, setara dan saling menguntungkan dengan seluruh negara Asia Tenggara.

“Doktrin Fukuda telah menjadi tonggak sejarah yang secara signifikan memperkuat rasa persahabatan antara Jepang dengan negara-negara Asia Tenggara,” demikian disampaikan Dubes Yusron. Dalam konteks hubungan Indonesia – Jepang, kedua negara bahkan kemudian melangkah lebih jauh lagi dengan meluncurkan Kemitraan Strategis pada tahun 2006.

Dalam kaitan ini, Dubes Yusron menekankan bahwa “kemitraan yang sejati adalah kemitraan yang tulus, kemitraan dari hati, yang didasarkan rasa persahabatan yang mendalam antara rakyat kedua bangsa, dan karenanya senantiasa membawa manfaat bagi kemajuan bersama”. Dubes Yusron mendorong JAPINDA dan Liga Parlemen Indonesia – Jepang untuk senantiasa membantu upaya bersama bagi kemitraan yang sejati tersebut.

Ketua JAPINDA menyampaikan bahwa dirinya senang dan menyambut baik penunjukan Dubes Yusron sebagai Dubes RI untuk Jepang. Dubes Yusron dinilai mempunyai pengalaman dan pengetahuan yang mendalam mengenai Jepang, setelah sebelumnya menimba ilmu di Jepang selama 13 tahun hingga memperoleh gelar Master dan PhD. Ketua JAPINDA juga menyampaikan bahwa Jepang menaruh harapan besar terhadap Indonesia terkait hubungan ekonomi, investasi dan stabilitas di kawasan Asia Timur dan Asia Pasifik secara keseluruhan, serta mengharapkan dukungan Dubes Yusron untuk mendorong peningkatan kerjasama di bidang-bidang tersebut. Seiring dengan semakin meningkat pesatnya investasi Jepang ke Indonesia, Ketua JAPINDA meminta dukungan dari Dubes Yusron untuk membantu investor Jepang dalam menjalankan usahanya di Indonesia. Sementara itu Ketua Liga Parlemen Indonesia – Jepang mengharapkan Dubes Yusron dapat semakin memperkuat hubungan kerjasama Indonesia – Jepang.

JAPINDA beranggotakan tokoh-tokoh terkemuka Jepang baik dari sektor Pemerintah, dunia usaha maupun masyarakat sipil, sementara Liga Parlemen Indonesia – Jepang terdiri atas anggota-anggota Parlemen Nasional (Diet) Jepang, yang kesemuanya memiliki komitmen untuk terus memperkuat tali persahabatan antara kedua negara. Resepsi dihadiri oleh setidaknya 160 orang peserta, yang jauh melebihi target semula yaitu 125 orang. Hal ini menunjukkan tingginya rasa persahabatan berbagai tokoh terkemuka Jepang dari berbagai sektor terhadap Indonesia, serta harapan akan terus menguatnya kerjasama kedua negara.