Warga muslim Indonesia yang tinggal di Jepang, khususnya yang bermukim di Tokyo menggelar Sholat Idul Adha 1435H hari ini (5/10) di Gedung Sekolah RI di Tokyo (SRIT). Hadir dalam sholat idul adha ini ratusan warga Muslim Indonesia termasuk Duta Besar RI, Dr. Yusron Ihza Mahendra dan para pejabat KBRI Tokyo serta BUMN.

Sholat Idul Adha di Balai SRIT dilakukan dalam 2 gelombang yaitu pukul 07.30 dan 09.00. Dikarenakan hari hujan sholat dilaksanakan di dalam sport hall dan arus keluar masuk jamaah pun diatur sedemikian rupa agar kelancaran sholat sesuai dengan yang diharapkan.

Dalam khutbah yang disampaikan oleh Ustadz Amir Faishol Fath ditekankan bahwa Hari Raya Idul Adha adalah hari deklarasi kehambaan dimana setiap muslim siap berkurban kepada Allah tanpa ada sediktpun keberatan. Sebagai muslim yang taat kita sadar semua harta yang dimiliki di dunia ini hanyalah milik Allah semata dan akan dikembalikan kelak kepadaNya. Hal ini dicontohkan oleh ketaatan Nabi Ibrahim saat diuji oleh Allah SWT untuk mengkurbankan putra kesayangannya.

Anwar Bashori, salah satu panitia Sholat Idul Adha, menyampaikan  walaupun Tokyo diguyur hujan cukup lebat namun hal tersebut tidak menyurutkan niat warga Indonesia untuk melaksanakan sholat Idul adha dan sekaligus bersilahturahmi dengan seluruh warga Indonesia lainnya. Kesempatan ini dimanfaatkan pula oleh warga Indonesia untuk membahas kelanjutan rencana pembangunan masjid Indonesia di Meguro Tokyo dan prospek kerjasama penyediaan makanan halal bagi warga muslim di Jepang.

Sesudah selesai sholat, jamaah berbondong-bondong menuju tenda 19 outlet makanan khas Indonesia yang siap menyajikan aneka kuliner dan jajanan pasar Indonesia. Kegiatan sholat idul adha ini terselenggara dengan baik berkat kerjasama erat antara KBRI Tokyo, KMII dan BUMN Tokyo.