Jakarta, 22 September 2015 – Kementerian Pariwisata secara aktif mempromosikan segmentasi Diving Tourism di Indonesia. Bulan depan, tepatnya pada tanggal 8 dan 9 Oktober, Kementerian Pariwisata akan mengadakan Diving Sales Mission 2015 di Tokyo, Jepang. Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari kegiatan serupa yang telah diselenggarakan di Beijing Cina pada tanggal 09 September yang lalu.

Luasnya wilayah laut yang mencapai 3.5 juta km2, menjadikan Indonesia sebagai negara dengan potensi pariwisata maritim yang luas. Mulai dari pantai-pantai yang tersebar di berbagai kepulauan di Indonesia, lokasi berselancar yang tersebar di berbagai tempat hingga aneka lokasi penyelaman. Kegiatan Sales Mission ini merupakan manifestasi dari tiga strategi pemasaran pariwisata Indonesia yaitu : Branding, Advertising and Selling (BAS) yang diciptakan oleh Menteri Pariwisata, Bapak Arief Yahya.

Indonesia memiliki potensi wisata selam yang luas. Berbagai lokasi penyelaman tersebar dari Kepulauan Weh di bagian barat hingga wilayah kepulauan Raja Empat di wilayah timur Indonesia.  Diantara dua wilayah tersebut terdapat berbagai lokasi penyelaman lainnya seperti Kepulauan Banda, Bunaken, Wakatobi, Selat Lembeh, Kepulauan Alor, Togean, Gili Air, Kepulauan Komodo dan Teluk Cenderawasih yang memiliki karakteristik tersendiri.

“Indonesia memiliki beberapa lokasi penyelaman yang merupakan surga bagi para penyelam. Bahkan duniapun setuju bahwa Indonesia memiliki beberapa lokasi penyelaman terbaik di dunia, diantaranya Raja Ampat, Kepulauan Komodo, Derawan, Togean, Wakatobi, Gili Air dan Bunaken”  seperti dituturkan oleh Asisten Deputi Pengembangan Pasar Asia Pasifik , Bapak Vinsensius Jemadu.

“Yang menarik dari Pariwisata Maritim di Indonesia adalah pariwisata tersebut memberikan kontribusi 35 persen dari total keseluruhan kegiatan pariwisata di Indonesia. Dari 35 persen yang menikmati pariwisata maritim di Indonesia merupakan wisatawan asing yang mencintai keindahan alam Indonesia” Vinsen  menambahkan.

Menurut statistik, sebanyak 35 persen wisatawan Jepang melakukan kegiatan wisata di pantai termasuk menyelam.

Sales Mission merupakan kegiatan promosi dengan konsep tabletop meeting yang mengatur pertemuan antara sellers (industri pariwisata Indonesia) dengan buyers (industri pariwisata Jepang). Tujuannya adalah terjalinnya kontak dan berlanjut dengan kontrak bisnis diantara industri pariwisata Indonesia dengan Jepang. mereka. Diharapkan bahwa akan ada berbagai paket tour penyelaman yang akan dibeli oleh para buyers dari Jepang.  Nantinya terdapat delapan sellers yang akan berpartisipasi pada acara ini.

Acara penjualan seperti ini merupakan salah satu cara Kementerian Pariwisata untuk mencapai target kunjungan wisatawan sebanyak 529.000 dari negeri Matahari Terbit. Secara global, kementerian mentargetkan 10 juta kunjungan wisatawan asing untuk berkunjung pada tahun 2015 ini.

Menurut situs web agen perjalanan Jepang bernama Travelco, Bali termasuk 10 besar tempat kunjungan wisata bagi orang Jepang. Indonesia berada di posisi ke-5, setelah Seoul (Korea Selatan), Guam, Taipei (Taiwan) dan Honolulu (Amerika Serikat). Indonesia  merupakan wilayah destinasi yang lebih popular dibanding negara-negara tetangganya di Asia Tenggara seperi Kepulauan Cebu (Filipina), Bangkok (Thailand) dan Singapura.

Selain keindahan pantai-pantainya, Bali juga menawarkan berbagai lokasi penyelaman dengan pemandangan bawah laut yang menakjubkan. Wilayah selam di Bali diantaranya terdapat di Tanjung Benoa, Sanur, Nusa Dua, Menjangan, Amed dan Tulamben.

ダイビングツーリズムで日本市場を開拓

ダイビングツーリズムのPRを活発化させているインドネシア観光省は、来る10月の8日と9日に東京でダイビング・セールス・ミッションを開催する予定だ。同様のイベントは、今年9月9日にも中国の北京で行なわれている。

350万平方メートルの領海を持つインドネシアは、大きな海洋観光の可能性を有している。数多くある島々には美しいビーチがあり、サーフィンやダイビングを楽しむこともできる。このSales Mission では、アリフ・ヤフヤ観光大臣が策定したBranding, Advertising and Selling (BAS)といった3つの観光マーケティング戦略がある。

インドネシアにおいては、西はウェ諸島から東はラジャ・アンパット諸島まで、広大なダイビング観光の可能性があり、バンダ諸島、ブナケン、レンべ湾、アロル諸島、トゲアン、ギリ・アイル、コモド諸島、チェンドラワシ湾などそれぞれ特色を持ったスポットが有名だ。

ヴィンセンシウス・ジェマドゥ・アジア太平洋市場開拓担当次官補は、「幾つかのダイビングスポットは、ダイバーにとっての天国となっている。ラジャ・アンパット、コモド諸島、デラワン、トゲアン、ワカトビ、ギリ・アイル、ブナケンなどは世界に認められたダイビングスポットだ。ダイビング・アクティビティ全体のうち、35%を海洋観光が占め、その内の35%がインドネシアの自然を愛する外国人旅行者だ」と説明した。

また、日本人旅行者のうち約35%がダイビングなどビーチでのアクティビティを目的としている。

Sales Missionはセラー(インドネシアの観光企業)とバイヤー(日本の観光企業)の間のtabletop meetingの形式で行われ、インドネシアの観光企業と日本の観光企業間でビジネス契約が結ばれることが期待される。セラー側は8社が参加の予定で、日本のバイヤーにダイビングツアーなどを売り込む予定だ。

当該イベントは、インドネシア観光省が、日本人旅行者数52万9千人を達成するための一環として行なわれる。また、全体では2015年に1000万人の外国人旅行者数を目標としている。

日本の旅行サイトのTravelcoによると、バリ島は日本人の人気旅行先トップ10に入っている。バリはソウル(韓国)、グアム(アメリカ)、台北(台湾)、ホノルル(アメリカ)に次ぐ5位で、同じ東南アジアのセブ島(フィリピン)、バンコク(体)、シンガポールより人気が高い。

バリ島は、ビーチの美しさ以外にも海面下の美しさを有するダイビングスポットで、ブノア湾、サヌ―ル、ヌサ・ドゥア、メンジャンガン、アメッド、トゥランベンなどが代表的だ。