Mantan Menteri Luar Negeri Dr. Hassan Wirajuda, Prof. Jimly Ashidique, Dr. Azyumardi Azra dan Yenny Wahid tampil menjadi pembicara dalam The 1st Opinion Leaders Dialogue on Democracy di International House of Japan Tokyo, Jumat (19/08/2016).

Kegiatan tersebut merupakan forum perdana diplomasi “track 2” yang diselenggarakan oleh Genron NPO dengan menggandeng mitra dari dua negara demokrasi terbesar di Asia yaitu Center for Strategic and International Studies (CSIS) Indonesia dan Observer Research Foundation (ORF) India. Hadir juga pembicara dari India dan Jepang seperti Mihir Swarup Sharma,Prof. Dr. Yoshiko Kojo, Prof. Kiichi Fujiwara, dan Prof. Dr. Toru Yoshida.

Dalam kesempatan tersebut, Dubes RI Dr. Yusron Ihza Mahendra menyampaikan arti penting dari pertemuan tiga negara demokrasi terkemuka di Asia.

“Demokrasi bukanlah suatu sistem yang sempurna tetapi perlu terus dilakukan perbaikan sesuai perkembangan zaman. Melalui upaya pembahasan bersama yang berkesinambungan diharapkan demokrasi ke depan dapat terus disempurnakan” ujar Dubes Yusron.

Di tengah dinamika dunia yang semakin otoriter, ektrim, dan populis, diskusi ditujukan untuk membahas isu-isu penting dalam demokrasi dari sudut pandang pengalaman negara-negara besar di kawasan, seperti isu bagaimana untuk memperkokoh sistem demokrasi serta lebih berkontribusi terhadap perdamaian dan stabilitas kawasan.

Forum tersebut juga  digunakan oleh penyelenggara untuk meluncurkan hasil “joint opinion survey” tentang demokrasi di Indonesia, Jepang dan India.