Para tamu dari berbagai kalangan seperti anggota parlemen Jepang, diplomatik, instansi pemerintah, CEO perusahaan ternama di Jepang, Friends of Indonesia, Diaspora, serta para undangan lainnya nampak asyik menikmati sajian makanan tradisional Indonesia sambil menyaksikan permainan duet sasando dan biola yang menawan. Pemandangan ini terlihat pada resepsi diplomatik dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI yang ke 71 yang diadakan Jumat (26/08/2016) di Hotel New Otani, Tokyo.

IMG_1374Menggenapi berkelasnya resepsi dimaksud, hadir Menteri Pertahanan Jepang, Inada Tomomi, yang baru saja dilantik pada kabinet Perdana Menteri Abe, sebagai tamu kehormatan resepsi diplomatik ini. Sementara itu, untuk bersulang, didaulatlah mantan Perdana Menteri Jepang, Mr. Yasuo Fukuda yang menjabat sebagai Ketua Asosiasi Persahabatan Indonesia-Jepang. Mereka berdua dalam sambutannya menekankan akan eratnya hubungan Indonesia dan Jepang yang direfleksikan ke berbagai bentuk kerjasama di berbagai bidang baik di tingkat pemerintah maupun non-pemerintah.

A50P1390

Duta Besar RI untuk Jepang, Dr. Yusron Ihza Mahendra meyakini bahwa bahwa kekuatan hubungan antara kedua bangsa tidak terlepas dari kontribusi berbagai pihak baik Jepang maupun Indonesia, yang dengan tulus mendedikasikan jerih payahnya bagi kemajuan kedua negara.

“Oleh sebab itu resepsi ini didedikasikan bagi semua pihak yang telah berkontribusi bagi penguatan kerjasama kedua negara, yang telah memungkinkan kerjasama hakiki antara kedua negara berlandaskan ‘heart-to-heart relationship’,”tegas Dubes Yusron yang malam itu tampil elegan mengenakan pakaian adat melayu.

Resepsi dimeriahkan dengan pertunjukan seni budaya dari berbagai daerah dengan dukungan dari Kementerian Pariwisata RI dan beberapa sanggar tari yang berlokasi di Tokyo. Beberapa tarian nusantara antara lain Asa Putri (DKI Jakarta), Lenso (Maluku), Legong Keraton (Bali), Treger (Banyumas), Kancet Bangentawai (Kalimantan Timur), Bajidor Kahot (Jawa Barat), serta Jepen Mahakam (Kalimantan) memukau para hadirin.

Tidak kalah dengan tarian, lantunan lagu-lagu daerah melalui permainan musik tradisional Sasando, biola dan sapek yang apik menambah kemeriahan malam itu. Soto ayam Lamongan, nasi goreng, sate ayam, sampai kolak pisang ubi juga mengundang pujian dari para tamu.

A50P1798A50P1720

Dokumentasi Video: