Sebagai bagian dari upaya KBRI Tokyo yang secara aktif terus memperkuat kerjasama Indonesia – Jepang, KUAI KBRI Tokyo, Dr. Ben Perkasa Drajat telah melakukan serangkaian pertemuan dengan Gubernur Prefektur Hiroshima Hidehiko Yuzaki di Hiroshima, Walikota Hiroshima City Matsui Kazumi, Walikota Mihara City Yoshinori Tenma, dan CEO/Presiden Hiroshima Gas merangkap Ketua Hiroshima-Indonesia Association Kozo Tamura pada 14-15 Februari 2017. Pertemuan tersebut bertujuan guna membahas sejumlah potensi kerjasama dalam rangka penguatan hubungan di bidang perdagangan, investasi, pendidikan, budaya, people to people contact dan ketenagakerjaan, khususnya jumlah trainee (kenshusei) dari Indonesia, baik di sektor industri dan pertanian Hiroshima.

KUAI KBRI Tokyo juga mengangkat rencana kegiatan peringatan 60 tahun hubungan bilateral Indonesia – Jepang yang jatuh pada 2018 serta kemungkinan partisipasi kota-kota strategis untuk menyemarakkan peringatan tersebut.

(pertemuan dengan Walikota Hiroshima City)

Dalam kesempatan terpisah, Walikota Hiroshima City menyampaikan undangan kepada walikota di Indonesia untuk menjadi anggota organisasi dunia “Mayors for Peace” yang diprakarsai oleh Hiroshima City pada 1982 dengan tujuan mempromosikan solidaritas antara kota-kota yang menjadi anggota dan juga mendukung upaya pemusnahan senjata nuklir dunia. Sampai dengan 1 Februari 2017 telah tercatat 7.219 kota menjadi anggota dari organisasi non-pemerintah yang sudah diakui oleh PBB tersebut.

(pertemuan dengan Walikota Mihara City)

Khusus dalam pertemuan dengan Walikota Mihara City, KUAI KBRI Tokyo membahas mengenai tindak lanjut rencana pembentukan Sister City antara Mihara City dengan Kabupaten Toba Samosir, Provinsi Sumatera Utara. Walikota Mihara City menyambut baik rencana peningkatan hubungan dan akan terus berkoordinasi untuk mewujudkan rencana tersebut. Bidang-bidang yang berpotensi untuk dikerjasamakan antara lain pariwisata, pendidikan, ketenagakerjaan (trainee dan perawat), pertanian dan kehutanan. Saat ini Indonesia dan Jepang sudah memiliki 13 kerja sama Sister City/Sister Province baik di tingkat Memorandum Kesepakatan (MoU) maupun Letter of Intent (LoI).

(pertemuan dengan CEO/Presiden Hiroshima Gas)

Kesempatan kunjungan juga digunakan oleh KUAI KBRI Tokyo untuk melakukan pertemuan silaturahmi dengan perwakilan masyarakat Indonesia di sekitar Hiroshima yang dihadiri oleh perwakilan Persatuan Pelajar Indonesia Hiroshima (PPIH), serta perawat dan asisten profesor asal Indonesia.

(pertemuan dengan perwakilan masyarakat Indonesia di sekitar Hiroshima)