Dalam rangka mendorong penanaman investasi Jepang di Indonesia, Kuasa Usaha ad Interim KBRI Tokyo, Dr. Ben Perkasa Drajat dan Kepala Indonesia Investment Promotion Center (IIPC) Tokyo, Saribua Siahaan bersama jajaran staf KBRI Tokyo dan IIPC Tokyo telah bertemu dan berdiskusi pada hari ini di kantor IIPC di kawasan Chiyoda-ku, Tokyo (01/03).

Diskusi hari ini selaras dengan target BKPM untuk angka investasi Jepang di Indonesia tahun 2017 agar dapat melewati angka realisasi tahun 2016 sebesar 4,5 miliar dolar AS. Raihan tersebut masih di bawah nilai investasi Singapura di Indonesia sebesar USD 7,1 miliar. Sektor yang masih digarap intensif oleh Jepang di Indonesia yakni industri otomotif dan industri logam, mesin, dan elektronika. Pada 2017, BKPM memproyeksikan industri ketenagalistrikan bisa menyumbang realisasi investasi lebih tinggi.

IIPC merupakan kepanjangan tangan BKPM yang berfokus pada penanganan dan peningkatan investasi asing di luar negeri. IIPC Tokyo menyasarkan layanannya pada konsultasi one-one-one utk pendirian perusahaan Jepang di Indonesia, penyediaan layanan prosedur dan peraturan investasi, pengaturan dan fasilitasi misi investasi Jepang di Indonesia, dan informasi terkait lainnya.