Hujan deras tak menyurutkan semangat para warga Indonesia di perantauan Jepang untuk menunaikan ibadah Shalat Ied, dalam rangka Idul Fitri 1438 H di Masjid Indonesia-Tokyo (25/07/17). Shalat yang sudah direncanakan terbagi dalam 3 gelombang, harus diadakan menjadi 5 gelombang demi mengakomodir 4000  warga Indonesia yang ingin melakukan shalat Ied.

Hari raya yang jatuh tepat di hari Minggu, memang menambah animo dan memperbesar kesempatan masyarakat Indonesia untuk merayakan hari kemenangan. Terlebih pula, hari raya ini terasa lebih istimewa karena untuk pertama kalinya Masjid Indonesia Tokyo, yang berdiri di area Sekolah Republik Indonesia Tokyo dan Balai Indonesia, digunakan untuk Shalat Ied Idul Fitri.

Selepas shalat Ied, masyarakat Indonesia dengan tertib berduyun-duyun menuju Wisma Duta RI Tokyo, yang berjarak sekitar 2 km dari Masjid Indonesia, atau dapat ditempuh dengan 30 menit berjalan kaki. Di sana, Duta Besar RI untuk Jepang, Arifin Tasrif beserta Ibu Ratna Mirah Tasrif dan keluarga besar KBRI Tokyo turut menyambut dan menyalami warga, kemudian mempersilahkan menikmati hidangan khas ala lebaran. Lontong sayur, opor ayam dan sambal goreng ati telah dipersiapkan untuk mengobati rasa kangen akan cita rasa Indonesia dan suasana lebaran.

Masyarakat dari berbagai wilayah di Jepang, seperti Fukushima, Gunma, Chiba, Kanagawa, Shizuoka dan sekitarnya, asyik bercengkrama dan bersilahturahmi sambil menikmati lontong sayur.

Masyarakat pun tak langsung beranjak ketika selesai menyantap makanan. Mereka asyik berfoto di photo booth yang telah disiapkan sebagai kenang-kenangan akan suasana lebaran di Tokyo, sambil mengobrol menghabiskan waktu di hari Minggu.

Perayaan Idul Fitri dan acara silahturahmi di Tokyo ini merupakan yang pertama kalinya bagi Duta Besar Arifin Tasrif yang baru saja menyerahkan surat kepercayaan kepada Kaisar pada 22 Juni 2017 lalu.