Hokkaido, 18 September 2020 – Sejalan dengan komitmen Pemerintah Indonesia untuk mencapai target 23% bauran energi terbarukan pada tahun 2025, dibutuhkan peningkatan investasi asing pada sektor Energi Baru Terbarukan (EBT) di Indonesia, terutama panel surya untuk mengkonversi energi matahari menjadi listrik. “Untuk itu, KBRI Tokyo siap memfasilitasi investasi pengembangan kerja sama energi surya di Indonesia”, demikian disampaikan Kuasa Usaha Ad Interim (KUAI) RI Tokyo saat kunjungan ke fasilitas Pembangkit Listrik Tenaga Surya Shiraoi Takeura Plant yang terletak di kota Shiraoi, prefektur Hokkaido.

Utilisasi EBT di Indonesia baru sebesar 2,1% dari potensi total EBT sekitar 400 GW. Melimpahnya potensi EBT di Indonesia menjadi salah satu faktor pemicu bagi afterFIT Co. Ltd. untuk melakukan ekspansi/ investasi di Indonesia, ditandai dengan didirikannya PT. afterFIT Indonesia di Jakarta sejak bulan November 2019. afterFIT berencana membangun PLTS dengan kapasitas 50MW di beberapa lokasi di Indonesia dengan total kapasitas sejumlah 1,7GW.

Memanfaatkan kunjungan ke Hokkaido, KUAI didampingi oleh Koordinator Fungsi Ekonomi, Sekretaris Ketiga Fungsi Ekonomi, Atase Pendidikan dan Kebudayaan serta Atase Kehutanan melakukan kunjungan kehormatan kepada Wakil Walikota Sapporo, Bapak Yoshioka Toru. Wakil Walikota Sapporo menyambut baik rencana kunjungan ke afterFIT guna pengembangan kerja sama bidang energi surya; selain itu juga sampaikan apresiasi tinggi atas kerja sama pelestarian satwa langka Orang Utan melalui skema breeding loan yang telah mendatangkan lebih banyak pengunjung ke Sapporo Maruyama Zoo.

Sebagai tindak lanjut pertemuan KUAI  RI Tokyo dengan VP Shionogi & Co.  di Osaka tanggal 9 September 2020 yang lalu, Kuasa Usaha Ad Interim (KUAI) juga melakukan pertemuan dengan Acting President Universitas Hokkaido dan jajaran Direktur Zoonosis Research Center Universitas Hokkaido. Saat ini, Universitas Hokkaido tengah bekerjasama dengan Shionogi & Co. dalam riset vaksin COVID-19 dan akan melakukan uji klinis dengan target peluncuran vaksin pada musim gugur 2021. Saat ini Shionogi merupakan perusahaan yang tergolong paling maju dalam riset vaksin COVID-19 di Jepang.

KUAI RI Tokyo menyampaikan bahwa Indonesia terbuka untuk peluang kerja sama vaksin, baik dari segi penelitian, pengembangan, uji klinis hingga produksi. KBRI Tokyo juga akan menjajaki pengembangan kolaborasi riset vaksin melalui pembentukkan konsorsium research center dengan melibatkan universitas di Indonesia dan Jepang.