Rabu, 24 September 2020, penerbangan kargo perdana Garuda dari Manado telah mendarat di Narita. Penerbangan diinisiasi oleh Pemerintah Daerah Sulawesi Utara (Sulut), Garuda, dan didukung sepenuhnya oleh KBRI Tokyo cq Atase Perhubungan dan Atase Keuangan. Penerbangan perdana yang dikaitkan dengan HUT Provinsi Sulut ke-56 ini merupakan terobosan ekspor Indonesia untuk dapat menembus pasar Jepang, dan dalam upaya pemulihan ekonomi di tengah pandemi.

Penerbangan GA 8800 dengan rute Manado – Narita ini membawa muatan 12,2 ton terdiri dari ikan tuna segar dari wilayah timur Indonesia, komoditas lainnya seperti buah labu, aneka rempah seperti kencur, kunyit, dan pala.

“Penerbangan ini merupakan bagian dari upaya menjadikan Sulut sebagai Pacific Gateway of Indonesia, dengan Bandara Sam Ratulangi sebagai hub transit produk ekspor perikanan dari daerah Sulut dan sekitarnya, yaitu Provinsi Maluku Utara, Papua, Gorontalo dan Maluku. Penerbangan juga membawa rempah komoditas contoh ekspor bertujuan memperkenalkan kembali beberapa produk unggulan Indonesia yang diperdagangkan sejak berabad-abad tahun yang lalu dan memiliki nilai historis yang tinggi”, demikian ditegaskan Kuasa Usaha Ad Interim KBRI Tokyo, Tri Purnajaya.

Lebih lanjut ditegaskan bahwa Pemerintah Indonesia cq KBRI Tokyo bekerjasama dengan Garuda Tokyo mendukung penuh penerbangan kargo perdana ini untuk mendorong peningkatan kerjasama ekonomi, dan optimalisasi berbagai sektor unggulan Indonesia seperti pertanian, kelautan, perikanan dan pariwisata, di tengah pandemi.

Penerbangan kargo rute MDC – NRT ini dijadwalkan beroperasi selama bulan September – Oktober sebanyak 6 kali, yaitu seminggu sekali setiap hari Rabu. Perkembangan positif ini diharapkan mampu semakin membuka peluang ekspor berbagai komoditas nasional ke negeri Sakura.