Tokyo, 24 September 2020 – Guna menindaklanjuti berbagai kerja sama industri, KUAI KBRI Tokyo didampingi Atase Perindustrian dan Pelaksana Fungsi Ekonomi telah melakukan kunjungan ke pabrik semen Taiheiyo Cement Corporation (TCC) dan pertemuan dengan Pemerintah Prefektur Saitama.

Kunjungan ke Pabrik TCC adalah untuk meninjau teknologi pengolahan semen dan penerapan teknologi zero waste. TCC sendiri merupakan perusahaan yang telah berdiri sejak 1881 dan telah beroperasi secara global, dengan fokus pada produksi semen, sumber daya mineral dan bisnis terkait lingkungan. TCC juga telah bermitra dengan perusahaan Indonesia PT. Solusi Bangun Indonesia (SBI) yang merupakan subsidiary dari PT. Semen Indonesia. Perusahaan Semen TCC telah menyatakan ketertarikannya untuk melakukan investasi di Indonesia.

“Saya terkesan dengan teknologi pengolahaan semen yang terintegrasi dengan Pembangkit Tenaga Listrik sehingga menciptakan ‘circular economy’ dan bermanfaat bagi masyarakat sekitarnya. Dibukanya kantor Perwakilan TCC di Indonesia dapat mendorong kerja sama penerapan teknologi zero waste pada pabrik semen di Indonesia”, demikian ditegaskan KUAI KBRI Tokyo dalam kunjungan ke pabrik TCC. Sebagaimana diketahui, per Agustus 2020, TCC telah mendirikan kantor perwakilan di Jakarta guna mendukung rencana investasi di Indonesia.

KUAI juga melakukan pertemuan dengan wakil dari Pemerintah Prefektur Saitama guna menindaklanjuti kerja sama ketenagakerjaan dengan Indonesia, khususnya dalam mendorong peningkatan pemagang dan tenaga kerja terampil (specified skilled workers) asal Indonesia untuk bekerja pada berbagai industri di Saitama.

Pemerintah Saitama kembali menyampaikan harapan agar Pemerintah Indonesia dapat mendorong lebih banyak tenaga kerja Indonesia untuk bekerja pada berbagai industri di Saitama. “Perusahaan di Saitama siap menerima lulusan pendidikan dan pelatihan Indonesia untuk dapat bekerja di Saitama”, demikian yang disampaikan oleh Mr. Hideo Nissato, Deputy Executive Director, Dinas Tenaga Kerja dan Industri Pemerintah Prefektur Saitama.

Merespon harapan tersebut, KUAI menegaskan kembali komitmen KBRI Tokyo untuk fasilitasi peningkatan kerja sama di berbagai bidang dengan Pemerintah Saitama. Dalam kaitan itu, KUAI mengharapkan agar Pemerintah Saitama dapat menyampaikan secara mendetail sektor industri yang membutuhkan peningkatan tenaga kerja.

Prefektur Saitama merupakan GDP No. 5 terbesar di Jepang yang memiliki. Beberapa industri utama di Saitama diantaranya adalah: industri otomotif dan komponennya; industri kosmetik dan farmasi (terbaik di Jepang), dan industri makanan dan minuman ​(terbesar keempat di Jepang).​