Beranda blog

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral RI Ignasius Jonan Menjadi Pembicara Tunggal dalam “Top Seminar” JAPINDA – Tokyo

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bapak Ignasius Jonan mejadi pembicara tunggal dalam “Top Seminar” yang diselenggarakan oleh Japan – Indonesia Association (JAPINDA) pada tanggal 26 Oktober 2018 di Capitol Hotel Tokyu, Tokyo. Seminar dibuka oleh mantan Perdana Menteri Jepang, Bapak Yasuo Fukuda dan dihadiri sekitar 70 pengusaha dari perusahaan-perusahaan besar Jepang.

Dalam seminar, Menteri Jonan menyakinkan para pengusaha Jepang bahwa dengan kondisi ekonomi yang baik serta didukung oleh kebijakan energi yang friendly, saat ini adalah waktu yang tepat untuk berinvestasi di bidang energi di Indonesia. Seminar mendapat sambutan antusias dari para peserta yang terlihat dari banyaknya pertanyaan mengenai kebijakan energi Indonesia.

Seminar ini merupakan salagh satu rangkaian dari beberapa kegiatan untuk memperingati 60 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Jepang.

.

IPB Rector Delegation Visit to Embassy of Republic of Indonesia in Tokyo and Tokyo University of Agriculture, Japan for Mou Renewal Signing

Bogor Agricultural University (IPB) delegations carried out a series of collaborative meetings with Japanese partner institutions during October 22nd-23rd, 2018. The representatives were comprised of Dr Arif Satria – IPB Rector, Prof M A Chozin – Chairman of IPB Board of Trustee and Dr Sintho W Ardie – Deputy Director for International Program Service at IPB Directorate of International Program. Following the arrival in in Tokyo on October 22nd, 2018, the reception was started off by meeting in Embassy of Republic of Indonesia in Tokyo with the Vice Ambassador – Mochamad Abas Ridwan and the Educational Attaché of the Embassy of the Republic of Indonesia in Japan– Dr. Alinda F. M. Zain. The discussion emphasized the importance of higher education’s role in strengthening Japan-Indonesia relation, particularly in fisheries and agriculture area. During gift exchange session, Dr. Arif Satria received a t-shirt to commemorate 60 years of Indonesia-Japan’s relation from The Embassy, whilst IPB handed the delegation the IPB promotion kit.

In the wake of the visit to Embassy of Republic of Indonesia in Tokyo on October 22nd, 2018, delegations proceeded towards the Tokyo University of Agriculture (TUA/Tokyo NODAI). The agenda of signing ceremony for renewal of the Memorandum of Understanding (MoU) between TUA/Tokyo NODAI and IPB took place in President’s Room, 9th Floor, Academia Center, Tokyo NODAI, Tokyo, Japan. TUA/Tokyo NODAI was represented by Dr. Katsumi TAKANO – President of TUA/Tokyo NODAI, Dr. Yoichi SAKATA – TUA/Tokyo NODAI Director of Center for International Programs, Dr. Kojiro SUZUKI – Deputy Director of TUA/Tokyo NODAI Center for International Programs, Mr. Yasuyuki ASANO – Chief Officer of TUA/Tokyo NODAI Office of President, Mr. Koichi YOSHINO – Chief Officer of TUA/Tokyo NODAI Center for International Programs, Ms. Naho GOTO – Assistant Chief Officer of TUA/Tokyo NODAI Center for International Programs. The occasion was first of all addressed by Dr. Katsumi TAKANO and then continued by remarks by Dr Arif Satria. The subsequent session was introduction of the entirety of attendants, before the main subject matter of the day namely signing of the Memorandum of Understanding. Prior to the end of ceremony, gifts were exchanged between the attendants. IPB proposed to be the host of the 20 International Student Summit at 2020 and it was welcomed by TUA. The invited parties also during the occasion agreed to elevate the collaboration to the next level, not only in academic but also in research. IPB delegation also took the opportunity to meet IPB students currently having their program in TUA.

Penyelenggaraan Seminar mengenai Pengembangan Kelapa Sawit sebagai Sumber Energi Terbarukan

KBRI Tokyo bekerja sama dengan Eco Support Co. Ltd. telah menyelenggarakan kegiatan seminar yang bertema pengembangan kelapa sawit sebagai sumber energi terbarukan. Bertindak sebagai narasumber adalah Dr. Erwinsyah, Kepala Kelompok Peneliti Rekayasa Teknologi dan Pengelolaan Lingkungan, Kepala Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) dan Mr. Taizo Yamamoto, Presiden Eco Support Co. Ltd.

Kegiatan seminar ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan kerja sama Eco Support Co. Ltd. dengan PPKS dan PTPN II untuk menyelenggarakan Research and Development Project untuk pengembangan kelapa sawit sebagai sumber energi terbarukan.

Dr. Erwinsyah dalam paparannya menyampaikan bahwa Bagi Indonesia, kelapa sawit merupakan komoditi ekspor terbesar kedua setelah batu bara. Ekspor kelapa sawit Indonesia pada tahun 2017 diperkirakan mencapai US$ 22,97 miliar atau meningkat sebesar 26% dari tahun 2016. Pada tahun 2009, Pemerintah Indonesia telah menyampaikan komitmen upaya penanggulangan perubahan iklim dengan menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 26% dengan usaha sendiri dan samoai dengan 41% dengan dukungan internasional pada tahun 2020. Sebagai bagian dari implementasi komitmen tersebut, maka PPKS mengembangan skema zero waste dalam pengolahan kelapa sawit dengan menggunakan konsep reduce, reuse, recycle, dan recover.

Menanggapi konsep zero waste PPKS, Mr. Yamamoto menyampaikan bahwa Jepang memiliki teknologi yang sangat cocok untuk mendukung pengembangan konsep zero waste tersebut. Diharapkan melalui kerja sama Eco Support Co. Ltd. dengan PPKS dan PTPN II tersebut akan dapat memaksimalkan pengembangan kelapa sawit sebagai sumber energy terbarukan ke depannya.

Penandatanganan MoC bidang Hukum dan Hak Asasi Manusia antara Menteri Hukum dan HAM Indonesia dengan Menteri Kehakiman Jepang

Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia, Yasonna Hamonangan Laoly dan Menteri Kehakiman Jepang, Takashi Yamashita telah menandatangani MoC bidang Hukum dan Hak Asasi Manusia pada 10 Oktober 2018 di Tokyo, Jepang.

Penandatanganan Memorandum Kerja Sama (MKS) ini akan mempererat kerja sama antara kedua negara guna mendorong kegiatan di bidang hukum termasuk pelaksanaan seminar, pelatihan, penelitian, pertukaran good practice (praktik terbaik) dan pengembangan kapasitas dalam ruang lingkup kerja sama sistem dan operasi terkait imigrasi, sistem dan operasi terkait penangangan terhadap warga binaan, pengembangan sistem hukum di bidang perdata dan komersial, konferensi internasional yang diselenggarakan oleh kedua kementerian, promosi dan perlindungan HAM dan kegiatan lainnya sesuai dengan kesepakatan bersama kedua kementerian.

Saat ini Kementerian Kehakiman Jepang sedang mendorong pertukaran MKS sebagai salah satu sarana diplomasi kehakiman dengan instansi terkait di negara-negara asing. Pertukaran MKS di bidang hukum secara keseluruhan seperti ini belum pernah dilakukan sebelumnya oleh Kementerian Kehakiman kecuali di bidang-bidang tertentu seperti pelatihan tenaga kerja.

Selain untuk melakukan penandatangan MoC, kunjungan Menhumham RI ke Jepang juga untuk menghadiri sidang tahunan Asian-African Legal Consultative Organization (AALCO) ke-57 pada 9-10 Oktober 2018.

Pernyataan PM Abe Perihal Bencana Alam di Sulawesi

Ucapan duka cita dari PM Abe atas terjadinya gempa dan Tsunami di Sulteng pada tgl 28 September lalu.

Saya merasa sedih mendengar berita bahwa bencana gempa dan tsunami yang menimpa Sulawesi Tengah telah menyebabkan korban jiwa dan kerusakan yang besar.

Saya, mewakili pemerintah dan rakyat Jepang, turut berduka cita sedalam-dalamnya bagi korban yang meninggal dunia dan mengucapkan belasungkawa kepada semua korban bencana.

Selama ini Jepang telah banyak mengalami kerusakan dahsyat akibat gempa dan tsunami seperti Indonesia, oleh karena itu kami siap memberikan bantuan dalam bentuk apapun, antara lain pemberian barang bantuan darurat. Jepang akan selalu berada di sisi masyarakat Indonesia dalam mengatasi kesulitan yang besar seperti ini.

Perdana Menteri Jepang

Shinzo Abe