15 Langkah Proses Rekrutmen SSW bagi Newcomer (Pekerja Baru) di Indonesia

  1. Pekerja baru melakukan registrasi di IPKOL melalui situs ayokitakerja.kemnaker.go.id dan mencari lowongan pekerjaan yang sesuai. Apabila pencari kerja telah lulus tes/mempunyai sertifikat Bahasa Jepang dan sertifikat keahlian yang dibutuhkan, dapat meng-upload dokumen dimaksud di IPKOL.
  2. Informasi tentang pencari kerja akan dapat diakses oleh Perusahaan Penerima/Accepting Organization (AO) yang telah teregistrasi di IPKOL.
  3. Jika suatu AO berminat merekrut pekerja baru, maka Perusahaan/AO akan melakukan proses wawancara serta ujian bahasa Jepang dan keterampilan.
  4. Pencari kerja melakukan Medical Check-Up.
  5. AO menyampaikan draft kontrak kepada pencari kerja. Jika pencari kerja telah sepakat dengan isi kontrak, maka kontrak ditandatangani dan segera dikembalikan kepada AO.
  6. Pihak AO menyusun support plan (berkoordinasi dengan Supporting Organization).
  7. AO mengurus Certificate of Eligibility (CoE) bagi kandidat SSW ke Imigrasi Jepang.
  8. Calon SSW melakukan registrasi di SISKOTKLN (http://siskotkln.bnp2tki.go.id/) dengan meng-upload kontrak kerja yang telah ditandatangani, CoE dan jadwal rencana keberangkatan. Untuk panduan pengisian dapat merujuk pada petunjuk teknis berikut (unduh). Setelah pendaftaran selesai, calon SSW akan menerima via online Bukti Pendaftaran Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) Mandiri/perseorangan untuk penerbitan rekomendasi paspor, termasuk kode billing BPJS Ketenagakerjaan.
  9. Berdasarkan Kode Billing, calon SSW membayar iuran BPJS Ketenagakerjaan di bank-bank dan tempat-tempat pembayaran yang telah ditentukan.
  10. BNP2TKI atau BP3TKI menerbitkan E-KTKLN.
  11. Pra-keberangkatan/pembekalan oleh BP3TKI.
  12. Calon SSW mengajukan visa kerja ke Kedutaan Besar Jepang di Jakarta atau Konsulat Jepang terdekat di Denpasar, Medan, Surabaya atau Makassar.
  13. Stelah visa SSW diterima, SSW berangkat ke Jepang.
  14. Setelah tiba di Jepang, melakukan lapor diri ke KBRI melalui Portal Peduli WNI.
  15. AO memberikan pembekalan akhir sebelum SSW mulai bekerja.

インドネシアにおける特定技能新規雇用の流れ

  1. 求職者が求人サイトIPKOLayokitakerja.kemnaker.go.id)に登録し、エントリーを行う。日本語試験と技能試験の情報についてもアップロードする。
  2. 求職者の情報をIPKOLに登録済みの受け入れ企業が閲覧する。
  3. 企業が、求職者に対して面接と日本語能力及び技能についての試験を実施する。
  4. 求職者がMedical Check-Upを受ける。
  5. 受け入れ企業が求職者に契約書のdraftを提示/送付。求職者が合意した場合、署名し、企業に返送/返還する。
  6. 企業がSupporting Organization(登録支援機関)と協力しsupport planを作成。
  7. 企業が求職者(候補者)のCertificate of Eligibility (CoE)を日本の入国管理局で手続き。
  8. 候補者がSISKOTKLN (http://siskotkln.bnp2tki.go.id/)に登録し、署名済みの雇用契約書、CoE、出国計画書をアップロードする。入力の方法については、 右のリンクを参照→unduh。登録終了後、求職者が、オンラインビザ、旅券発行推薦証としてのインドネシア移住労働者候補登録証、労働BPJS保険のbillingコードを取得する。
  9. Billingコードに基づき、候補者が指定の金融機関で労働BPJSの保険料を支払う。
  10. BP3TKI またはBNP2TKI インドネシア海外労働者派遣・保護庁)E-KTKLN(移住労働者証)を発行。
  11. BP3TKIによる出発前研修の実施。
  12. 候補者が在ジャカルタ日本大使館又は総領事館/領事館(デンパサール、メダン、スラバヤ、マカッサル)でビザの申請を行う。
  13. ビザ取得後、候補者が日本に入国。
  14. 日本到着後、候補者が在京インドネシア大使館で在留届を申請(専用HP:Portal Peduli WNI)。
  15. 受け入れ企業が最終事前研修を実施。