Beranda Berita Kepala BKPM RI Sampaikan Perkembangan Iklim Investasi Indonesia kepada Kalangan Pengusaha Jepang...

Kepala BKPM RI Sampaikan Perkembangan Iklim Investasi Indonesia kepada Kalangan Pengusaha Jepang pada Grant Thornton Seminar

36

Tokyo, 22 Mei 2019. Kepala BKPM RI, Bapak Thomas Trikasih Lembong, menyampaikan update perkembangan iklim investasi Indonesia kepada kalangan pengusaha Jepang pada Grant Thornton Seminar yang diselenggarakan atas kerja sama Grant Thornton Indonesia dan Grant Thornton Tokyo bertempat di Iino Hall, Tokyo.

Dalam paparannya, Kepala BKPM menyampaikan bahwa ease of doing business di Indonesia terus membaik dalam 5 tahun terakhir. Pada tahun 2018, Indonesia berada di peringkat ke-73 dan diharapkan akan terus meningkat dalam beberapa tahun ke depan. Sovereign credit rating Indonesia menurut 3 agensi (Fitch Ratings, JCR, dan R&I) juga baik, yakni BBB.

Dalam periode 2014 – 2019, investasi Jepang ke Indonesia berada di peringkat ke-2 setelah Singapura. Periode ini merupakan periode historis bagi Indonesia dimana Indonesia semakin terbuka untuk investasi dan mendorong kerja sama yang erat dengan kalangan pengusaha baik dari dalam maupun luar negeri. Dengan semangat reformasi yang dijalankan Presiden Joko Widodo pada periode pertama pemerintahannya, diyakini Indonesia akan semakin berkembang maju pada periode kedua pemerintahan Presiden Jokowi.

Lebih lanjut, Kepala BKPM juga sedikit menyinggung mengenai perkembangan industri ekonomi digital di Indonesia, dimana Indonesia memiliki jumlah Unicorn terbanyak (4 Unicorn) dibandingkan negara ASEAN lainnya. Industri ekonomi digital diperkirakan akan berkembang mencapai US$ 150 Milyar pada tahun 2025, menjadikan Indonesia sebagai negara yang ideal untuk regional hub bagi investasi di sektor ekonomi digital.

Selain Kepala BKPM RI, Kepala Badan Kebijakan Fiskal, Bapak Suahasil Nazara, dan Executive Director Bank Indonesia, Ibu Aida Budiman, juga hadir sebagai pembicara pada seminar dimaksud, menyampaikan update mengenai perkembangan ekonomi Indonesia dari sektor keuangan.