BERBAGI

Pemerintah Prefektur Fukuoka sangat mengharapkan Indonesia dapat membuka kantor perwakilannya di Fukuoka. Hal ini disampaikan langsung oleh Gubernur Prefektur Fukuoka, Hiroshi Ogawa dalam pertemuannya dengan Duta Besar RI untuk Jepang, Yusron Ihza Mahendra, di Fukuoka tanggal 3 Juni 2014 lalu.

Disamping itu berbagai pemangku kepentingan di Fukuoka seperti Kyushu Economic Federation (Kyukeiren), Fukuoka Chamber of Commerce and Industry (CCI) dan JETRO Fukuoka juga menyampaikan hal serupa kepada delegasi Indonesia yang menyertai kunjungan Dubes Yusron ke Fukuoka. Gubernur Ogawa menyampaikan bahwa sejumlah pihak di Fukuoka sangat berkeinginan untuk memperkuat hubungan dengan Indonesia seiring dengan semakin meningkatnya postur ekonomi Indonesia.

Gubernur Ogawa juga menambahkan bahwa Prefektur Fukuoka merupakan salah satu basis industri utama Jepang, terutama di wilayah Kitakyushu. Prefektur Fukuoka memiliki GDP sebesar US$ 190 miliar dengan penduduk sebanyak 5 juta jiwa. Beberapa industri utama Fukuoka antara lain mesin, kendaraan bermotor, teknologi ramah lingkungan, peralatan listrik, semikonduktor, dan bioteknologi. Prefektur Fukuoka juga aktif dalam mengembangkan kerjasama dengan berbagai negara melalui kantor perwakilannya di Amerika Serikat, China dan Thailand.

Selain itu, Gubernur Ogawa juga menyampaikan bahwa beberapa negara seperti China, Amerika Serikat, Australia, Korea Selatan dan Vietnam telah membuka kantor Konsulat Jenderal di Fukuoka. Keberadaan kantor perwakilan tersebut telah mempermudah upaya peningkatan kerjasama antara Fukuoka dan negara-negara dimaksud. Dalam kaitan ini, Gubernur Ogawa sangat berharap agar Indonesia dapat pula membuka kantor perwakilan di Fukuoka guna mendukung upaya kerjasama kedua pihak.

Menanggapi hal tersebut, Dubes Yusron menyampaikan bahwa Indonesia berkeinginan untuk memperkuat hubungan dengan Prefektur Fukuoka karena besarnya potensi yang dimiliki oleh Prefektur Fukuoka. Ditambahkan juga bahwa jumlah mahasiswa Indonesia di Fukuoka juga termasuk besar (561 orang). Sebagai informasi, wilayah Fukuoka yang terletak di ujung selatan Jepang saat termasuk dalam wilayah kerja KBRI Tokyo. Jauhnya jarak dari Fukuoka ke Tokyo (886 km) merupakan salah satu kendala dalam upaya meningkatkan kerjasama antara Indonesia dan Fukuoka.

Dubes Yusron menilai permohonan dari masyarakat Fukuoka untuk membuka kantor Perwakilan RI di wilayah tersebut sangat relevan dan perlu dipertimbangkan secara positif karena besarnya potensi kerjasama kedua pihak. Untuk itu Dubes Yusron berjanji untuk menyampaikan permohonan tersebut kepada Pemerintah Indonesia.