Beranda Berita Penutupan TEI 2019: Perwakilan RI di Jepang Raih Penghargaan untuk Transaksi Barang...

Penutupan TEI 2019: Perwakilan RI di Jepang Raih Penghargaan untuk Transaksi Barang Kedua Terbesar Senilai USD 259 Juta

42

Tangerang, Indonesia, 20 Oktober 2019 – Setelah lima hari digelar, Trade Expo Indonesia (TEI) ke-34 secara resmi ditutup oleh Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN), Dody Edward pada 20 Oktober 2019. Capaian transaksi pada TEI ke-34 sukses mengalami peningkatan 9,6% dibandingkan tahun lalu, yakni berjumlah USD 9,30 miliar.

Dirjen PEN dalam sambutannya menyampaikan, “Seperti tahun lalu, pada TEI ke-34 tahun ini kembali terlihat aktualisasi sinergitas antar kementerian. Hal ini dibuktikan dengan realisasi melebihi perolehan tahun lalu. Sinergi, koordinasi, kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha dalam peningkatan ekspor nasional akan terus kita tingkatkan di masa mendatang.”

Atas kesuksesan capaian TEI ke-34 dimaksud, Kementerian Perdagangan memberikan penghargaan kepada 5 (lima) negara dengan transaksi perdagangan barang tertinggi. Terbesar pertama yaitu Mesir dengan nilai transaksi senilai USD 269 juta; kemudian disusul Jepang sebesar USD 259 juta; lalu Tiongkok senilai USD 201 juta setelah itu Inggris, sebesar USD 93 juta dan Amerika Serikat dengan nilai transaksi USD 85 juta. Tercatat 5 (lima) produk transaksi terbesar TEI 2019 meliputi makanan olahan, kertas dan produk kertas, minyak kelapa sawit, produk pertanian, dan kopi.

Piagam penghargaan atas capaian perwakilan RI di Jepang tersebut, diserahkan Dirjen PEN kepada KBRI Tokyo yang diwakili oleh Atase Perdagangan, Arief Wibisono dan Kepala ITPC Osaka, Ichwan Joesoef. “Harapan kami untuk tahun mendatang dapat meningkatkan nilai perdagangan dengan Jepang, sebagai negara mitra utama RI, mengingat masih banyak peluang di berbagai sektor perdagangan dengan Jepang yang dapat dieksplorasi lebih lanjut”, ujar Rima Cempaka, Koordinator Fungsi Ekonomi KBRI Tokyo. “Bagi kami, ajang penyelenggaraan TEI, selain menjadi kesempatan untuk mendorong transaksi antara buyers dan exhibitors, juga untuk melakukan kurasi potensi produk-produk Indonesia yang dapat kami promosikan dalam berbagai ajang eksibisi di Jepang tahun depan.”

Sebagai informasi, pada TEI 2019 tercatat sebanyak 43 pebisnis Jepang menghadiri ajang eksposisi perdagangan terbesar di Indonesia ini. Trend perdagangan RI-Jepang dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan. Nilai perdagangan bilateral pada tahun 2018 tercatat senilai USD 37,45 miliar meningkat 13,38% dibandingkan tahun 2017 dengan nilai USD 33,03 miliar.

Selain peningkatan capaian transaksi, pada TEI ke-34 juga terjadi peningkatan jumlah pengunjung sebesar 15,8%, dimana tahun ini diikuti oleh 38.590 pengunjung. Dari jumlah tersebut, tercatat sebanyak 5.293 buyers hadir dari 135 negara.