Beranda Berita Penyelenggaraan Forum Bisnis di Sektor Ketenagakerjaan Matsuyama

Penyelenggaraan Forum Bisnis di Sektor Ketenagakerjaan Matsuyama

125

Sebagai tindak lanjut dari penandatanganan Memorandum of Cooperation on Specified Skilled Workers (SSW) antara Indonesia dan Jepang pada tanggal 25 Juni 2019 di Jakarta dan memanfaatkan momentum kunjungan kerja Menteri Ketenagakerjaan RI dalam rangka menghadiri G20 Labour and Employment Meeting, KBRI Tokyo telah menyelenggarakan Forum Bisnis di Sektor Ketenagakerjaan pada tanggal 2 September 2019 di Matsuyama, Prefektur Ehime. Terdapat lebih dari 100 orang peserta yang umumnya berasal dari kalangan pengusaha Jepang turut hadir pada kegiatan forum bisnis tersebut.

Konsul Jenderal RI Osaka memberikan sambutan pembuka mewakili Duta Besar RI Tokyo pada kegiatan forum bisnis dimaksud. Dalam sambutannya, Bapak Mirza Hidayat menekankan kembali mengenai kemitraan Indonesia dan Jepang yang telah terjalin erat selama ini di sektor ketenagakerjaan, serta potensi kerja sama yang dapat dikembangkan ke depannya. Lebih lanjut, dalam sambutannya, Bapak Mirza Nurhidayat juga menyampaikan apreasiasi atas kerja sama dan dukungan dari Pemerintah Prefektur Ehime, JITCO, PPI Ehime, Indonesia – Ehime Friendship Association guna mendukung kesuksesan penyelenggaraan acara forum bisnis ini.

Presiden JITCO juga berkesempatan menyampaikan sambutan dan ungkapkan apresiasi tinggi atas inisiatif penyelenggaraan Forum Bisnis oleh KBRI Tokyo. Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan keynote speech oleh Menteri Ketenagakerjaan RI. Dalam pidatonya, Menteri Ketenagakerjaan menyampaikan bahwa ke depannya, Indonesia diprediksi akan terus mengalami fase bonus demografi, dengan jumlah angkatan kerja usia produktif akan mencapai 70% dari total penduduk pada tahun 2035. Potensi bonus demografi ini memiliki peluang besar untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja di Jepang yang saat ini sedang menghadapi tantangan ageing population.  

Forum bisnis kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi panel dengan pembicara, yakni (i) Bapak Nuson Wahid, Kepala BNP2TKI, yang menjelaskan mengenai potensi tenaga kerja Indonesia dengan keterampilan spesifik; (ii) Ibu Roostiawati, Direktur Pengembangan Pasar Tenaga Kerja, Kementerian Ketenagakerjaan RI, yang menjelaskan mengenai sistem website Informasi Pasar Kerja Online (IPKOL); (iii) Bapak Rokuichiro Michii, Assistant Vice Minister, Ministry of Justice Jepang, yang menjelaskan mengenai kebijakan rekruitmen tenaga kerja berketerampilan spesifik di Jepang; dan (iv) Bapak Shigeo Matsutomi, Senior Vice President JITCO, yang memaparkan mengenai refleksi pelaksanaan program pemagangan selama ini dan harapan dari implementasi penempatan tenaga kerja berketerampilan spesifik ke depannya.

Pada kesempatan ini, pimpinan panti Jompo Tenjinkai di Okayama, Bapak Toshiharu Okazaki juga menyampaikan testimoni singkat mengenai pengalamannya mempekerjakan tenaga kerja dari Indonesia selama ini.

Forum bisnis ditutup dengan sesi tanya jawab dan ramah tamah. Forum bisnis ini menjadi platform strategis dan akan memberikan kesempatan bagi kita semua untuk saling bertukar pandangan dan berdiskusi mengenai prosedur implementasi, sehingga target-target penempatan tenaga kerja berketerampilan spesifik dari Indonesia di Jepang dapat segera terealisir.