Beranda Berita Pertemuan Duta Besar RI Tokyo dengan State Minister for Reconstruction Jepang

Pertemuan Duta Besar RI Tokyo dengan State Minister for Reconstruction Jepang

45

Duta Besar RI Tokyo telah bertemu dengan  State Minister for Reconstruction, Y.M. Keiichiro Tachibana yang menjelaskan mengenai update perkembangan terkini proses pemulihan dan rekonstruksi pasca Great East Japan Earthquake dan kebocoran reaktor TEPCO Fukushima Daiichi Nuclear Power Station pada tahun 2011.

Terdapat 3 prefektur yang mengalami kerusakan parah pada saat terjadi gempa besar pada tahun 2011, yakni Prefektur Iwate, Prefektur Miyagi, dan Prefektur Fukushima. As of 1 Maret 2019, jumlah korban meninggal akibat gempa tersebut adalah 19.689 orang dan 2.563 orang dinyatakan hilang. Jumlah gedung yang mengalami kerusakan adalah sebanyak 121.995 buah dan jumlah penduduk yang dievakuasi adalah sebanyak 50.564 orang.

Pemerintah Jepang sedang dalam proses rekontruksi bangunan dan kota yang terkena dampak gempa bumi. Tercatat hingga Desember 2018, jumlah perumahan yang telah dibangun di area perbukitan (higher land) adalah sebanyak 17.000 rumah, dengan target pada tahun 2019 adalah sebanyak 18.000 rumah. Selain itu, hingga Desember 2018 Pemerintah Jepang juga telah membangun public housing bagi para korban bencana dengan sewa yang terjangkau sebanyak 29.000 rumah, dari target yang diharapkan 30.000 rumah.

Pemerintah Jepang juga melakukan revitalisasi kawasan industri, dimana 2 industri utama di ketiga daerah tersebut adalag sektor pertanian dan perikanan. Hingga Januari 2019, 92% dari lahan pertanian telah direvitalisasi dan dapat ditanam kembali. Sedangkan untuk sektor perikanan, hingga bulan Juni 2018, 96% dari fasilitas pengolahan produk perikanan sudah mulai beroperasi kembali.

Disampaikan bahwa tingkat dosis radiasi udara di Fukushima kurang lebih sama dengan dosis radiasi udara di daerah lainnya di dunia. Sebagai perbandingan dosis radiasi udara di Fukushima adalah 0,14, semetara dosis radiasi di Seoul 0,12, di Singapura 0,10, di Beijing 0,07, dan di New York 0,05. Dimensi daerah yang masih berada di bawah cakupan wilayah evakuasi hanya 2,5%, sementara 97,5% daerah lainnya sudah kembali beroperasi secara normal.

Ditekankan bawah ambang batas tingkat radiasi pada makanan di Jepang sangat ketat dan berstandar tinggi jika dibandingkan dengan negara lain di dunia. Sebagai perbandingan, di Jepang ambang batas radiasi adalah 100 Ba/Kg, sementara Uni Eropa 1.250 Ba/Kg dan Amerika Serikat 1.200 Ba/Kg.

Guna menunjukkan proses pemulihan dan rekonstruksi yang telah dilakukan, ketiga prefektur tersebut juga akan berpartisipasi pada penyelenggaraan Olimpiade dan Paraolimpiade pada tahun 2020. Sebagai contoh Fukushima akan menjadi host untuk 6 pertandingan baseball dan softball, serta Miyagi akan menjadi tuan rumah 10 pertandingan sepakbola. 39 kota di ketiga prefektur tersebut juga akan menjadi Host Town, dimana Kota Kesennuma di Prefektur Miyagi menjadi host town bagi Indonesia.

Duta Besar RI menyambut baik proses pemulihan dan rekonstruksi yang telah berlangsung dengan sangat baik. Mengingat Indonesia dan Jepang memiliki kesamaan rentan terhadap bencana gempa bumi, Duta Besar RI juga menekankan mengenai pentingnya untuk mempererat kerja sama penanggulangan bencana antar kedua negara ke depannya.