23.6 C
Tokyo
Selasa, Juni 2, 2020

Himbauan kepada WNI

Pemerintah Jepang telah mengambil langkah-langkah penanganan wabah virus corona (COVID-19) untuk menjaga situasi Jepang tetap terkendali. Pusat Tanggap Darurat di tingkat nasional maupun di kota Tokyo terus memberikan informasi terkini kepada publik melalui link:

https://www.mhlw.go.jp/stf/seisakunitsuite/bunya/newpage_00032.html

Sejumlah kegiatan berskala nasional di Jepang telah diumumkan ditunda atau dibatalkan. Beberapa tempat wisata dan fasilitas lainnya tutup sementara hingga akhir April 2020.

Sejak 28 Maret 2020 pukul 00.00, Pemerintah Jepang telah memberlakukan kebijakan baru tentang penghentian visa kunjungan (Single/Multiple) dan bebas visa bagi pengunjung dari sejumlah negara, termasuk Indonesia. https://www.id.emb-japan.go.jp/info20_22.html

Pengunjung yang dapat masuk adalah berstatus penduduk (memiliki kartu residen/zaryukado) Jepang dan telah mengisi formulir re-entry saat meninggalkan Jepang. Para pengunjung tersebut wajib melakukan karantina mandiri selama 14 hari dengan pengaturan yang ditetapkan Kementerian Kesehatan Jepang. Pengunjung tidak diperbolehkan menggunakan kendaraan umum dan harus memiliki pengaturan tempat tinggal/hotel untuk karantina mandiri selama 14 hari.

https://www.mhlw.go.jp/stf/seisakunitsuite/bunya/kenkou_iryou/covid19_qa_kanrenkigyou_00003.html

KBRI menghimbau WNI yang akan bepergian/kembali ke Jepang untuk dapat menunda perjalanan hingga situasi lebih kondusif, sekiranya perjalanan tersebut tidak mendesak. WNI berstatus pelajar/mahasiswa/pekerja di Jepang, untuk terlebih dahulu berkonsultasi dengan Universitas/ Perusahaan terutama mengenai pengaturan akomodasi dan transportasi jika jarak tempat tinggal WNI cukup jauh dari bandara internasional di Jepang.

Sejak 18 Maret 2020, status Jepang dalam sistem Safe Travel Kemlu RI telah dinaikkan menjadi oranye, harap tingkatkan kewaspadaan dan terus memantau kondisi selama di Jepang. Himbauan dapat diakses melalui https://safetravel.id/himbauan/330, https://safetravel.id/himbauan/356 dan https://safetravel.id/info/detail/86.

KBRI Tokyo menghimbau kepada WNI untuk pro-aktif menjaga keselamatan diri dengan mengikuti kebijakan penanganan COVID-19 Pemerintah Jepang. WNI yang berada di Jepang agar mengurangi kegiatan di luar rumah, menghindari keramaian, tidak mengadakan acara `kumpul-kumpul`, melakukan langkah pencegahan penyakit menular dengan mengenakan masker, mencuci tangan dan melaksanakan etiket bersin/batuk di tempat umum.

Mengingat semakin banyak negara yang menerapkan penutupan akses penerbangan serta pembatalan penerbangan dari sejumlah maskapai, KBRI menghimbau WNI yang sedang bepergian di Jepang (wisata, bisnis, dll) untuk dapat segera kembali ke Indonesia dan menggunakan penerbangan langsung seperti Garuda, ANA atau JAL.

Untuk kondisi darurat Hotline KBRI 080-3506-8612 dan 080-4940-7419. Email: consular@kbritokyo.jp.

Harap terus juga memantau informasi resmi Otoritas Jepang melalui:

1.Call center 24 jam Japan National Tourism Organization/JNTO (bahasa Inggris):

050-3816-2787 (di Jepang) 

+81-50-3816-2787 (dari luar Jepang)

2. Website resmi/media sosial (bahasa Inggris):

https://www.metro.tokyo.lg.jp/english/topics/2020/0128_00.html

https://www.japan.travel/en/news/JapanSafeTravel/

https://www.gotokyo.org/en/index.html

Twitter: @Japansafetravel

Safety tips for travel:

https://www.jnto.go.jp/safety-tips/eng/

3. Panduan jika kondisi kesehatan menurun/khawatir terjangkit COVID-19:

KBRI menghimbau bagi WNI yang merasa khawatir terjangkit COVID-19 selama berada di Tokyo agar konsultasi ke Novel Coronavirus General Consultation Call Center: 0570-550571. Bagi yang memiliki gejala COVID-19, agar menghubungi Tokyo Health Care Information Center (Himawari): 03-5285-8181 atau menghubungi fasilitas medis terlampir.

Panduan untuk konsultasi dapat dilihat pada halaman ini.

https://www.jnto.go.jp/emergency/eng/mi_guide.html

https://www.who.int/emergencies/diseases/novel-coronavirus-2019/advice-for-public

https://www3.nhk.or.jp/nhkworld/en/news/20200309_48/

https://www.fukushihoken.metro.tokyo.lg.jp/iryo/kansen/tagengoguide.files/tagengogaido2019-mihiraki.pdf

4. Nomor Hotlines konsultasi COVID-19 berbahasa Indonesia di Jepang (link).

KBRI Tokyo

30 Maret 2020