Beranda Jenis Kontrak Tenaga Kerja

Jenis Kontrak Tenaga Kerja

Bagaimana Sistem Ketenagakerjaan dan Jenis Kontrak Kerja di Jepang?

Ketika mencari pekerjaan di Jepang, akan bermanfaat untuk memahami sistem ketenagakerjaan Jepang. Cakupan asuransi, tunjangan, dan lain sebagainya, semua berbeda berdasarkan pada jenis kontrak kerja yang Anda dapatkan. Lebih dari itu, apakah Anda memenuhi syarat untuk visa kerja juga tergantung pada kontrak Anda, jadi pastikan untuk mengecek detil kontrak kerja Anda.

Sistem Ketenagakerjaan

  1. Pekerja Tetap/ Full-time (正社員 (せいしゃいん) atau 正規社員 (せいきしゃいん)

Keuntungan: keamanan pekerjaan, gaji yang lebih tinggi, peluang untuk promosi, perlindungan asuransi (sosial, pekerjaan, dll), tunjangan, bonus, cuti hamil, dll. Status pegawai tetap diperlukan bagi orang asing yang ingin bekerja di Jepang dalam jangka panjang.

  1. Pekerja Tidak-Tetap

Pegawai Kontrak atau契約社員 (けいやくしゃいん)

Biasanya dipekerjakan untuk jangka pendek 3, 6, atau 12 bulan. Kecuali untuk keadaan yang tidak biasa, baik perusahaan maupun pegawai tidak memiliki hak untuk memutuskan kontrak sebelum waktu yang disepakati berakhir.

Pegawai kontrak biasanya terdaftar dalam paket asuransi dan sering bekerja penuh waktu. Dengan catatan kinerja yang baik, ada kemungkinan dipromosikan dari kontrak menjadi pegawai tetap.

Pembayaran kontrak: menerima upah bulanan atau harian, dengan gaji yang lebih rendah dari pegawai tetap. Biaya transportasi ditanggung oleh perusahaan, tetapi pegawai kontrak tidak menerima tunjangan atau pensiun. Pembayaran bonus jarang terjadi, atau jumlahnya kecil jika dibayarkan.

Pegawai Sementara atau派遣社員 (はけんしゃいん)

Kategori ini tidak dipekerjakan oleh perusahaan tempat mereka bekerja, namun melalui perusahaan pengirim (outsourcing). Pekerja pada kategori ini dapat bekerja di satu tempat maksimal tiga tahun. Setelah kontrak di satu perusahaan selesai, perusahaan pengirim biasanya akan memperkenalkan perusahaan lainnya.

Gaji biasanya dibayarkan berdasarkan sistem upah per jam. Di atas gaji, pegawai biasanya menerima uang transportasi. Tunjangan lain dimungkinkan tetapi tergantung pada perusahaan pengiriman. Peraturan mengenai hari libur berbayar dan apakah Anda mendapatkan asuransi kerja juga berbeda di setiap perusahaan. Pekerja sementara ini tidak memiliki ruang bagi kemajuan karier dan mudah diberhentikan ketika perusahaan mencapai kesulitan.

Pegawai Paruh Waktu atau パート or アルバイト

Pekerja paruh waktu dibayar upah harian atau per jam. Meskipun Anda tidak dapat berharap banyak dalam hal manfaat, biaya transportasi sebagian besar ditanggung, dan berhak mengambil cuti berbayar.

Beberapa perusahaan mempekerjakan dengan sistem paruh waktu sebagai tahap uji coba. Jika berjalan dengan baik, akan dipromosikan menjadi pegawai tetap. Jika ingin meningkatkan penghasilan bekerja paruh waktu, pertimbangkan mengambil shift malam dari jam 22.00 atau memasuki bidang pengajaran atau bidang lain dengan gaji di atas rata-rata.

(Sumber: Diolah dari berbagai sumber)