Beranda blog Halaman 3

Penganugerahan Gelar Doktor Honoris Causa oleh Hiroshima University kepada Wakil Presiden RI Jusuf Kalla

Wakil Presiden RI, M. Jusuf Kalla dianugerahi gelar Doktor Honoris Causa dalam bidang Perdamaian dan Pembangunan oleh Hiroshima University dalam upacara penganugerahan yang diselenggarakan hari ini bertempat di kampus Hiroshima University (21/02).

Upacara penganugerahan ini dipimpin langsung oleh Rektor Hiroshima University, Prof. Mitsuo Ochi dengan disaksikan oleh jajaran Guru Besar Hiroshima University. Hadir pula dalam upacara ini adalah Dubes RI Tokyo Arifin Tasrif, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, Utusan Khusus Presiden untuk Jepang Rachmat Gobel, dan mantan Dubes RI Tokyo Muhammad Lutfi.

Dalam kesempatan yang sama, Wapres RI memberikan kuliah berjudul “The Incompatibility between Conflicts and Civilization” yang dihadiri oleh warga civitas akademika Hiroshima University dan PPI Jepang. Dalam kuliahnya Wapres menyampaikan mengenai pentingnya perdamaian sebagai unsur penunjang yang penting bagi pembangunan dan peningkatan kesejahteraan sebuah bangsa. Tidak adanya perdamaian hanya akan mengakibatkan kehancuran dan kemiskinan bagi bangsa tersebut. Adalah menjadi kewajiban bagi pemerintah negara yang memiliki isu perang dan konflik untuk mencari jalan mengatasi konflik dan mencegah perang serta mencapai perdamaian bagi kemajuan bangsa sebagai pencapaian dari cita-cita negara.

Lebih lanjut Wapres juga menyampaikan bahwa bangsa Jepang, khususnya kota Hiroshima memiliki pengalaman yang sangat berharga pada akhir Perang Dunia II mengenai kesengsaraan yang diakibatkan oleh perang dan konflik yang berdampak pada kehancuran yang sangat parah. Pengalaman ini telah menjadikan Jepang sebagai salah satu negara yang terdepan dalam mempromosikan perdamaian dunia.

Penganugerahan gelar Doktor Honoris Causa ini istimewa karena memberikan warna yang spesial bagi peringatan 60 tahun hubungan diplomatik Indonesia – Jepang yang diperingati tahun 2018 ini.

Gelar Doktor Honoris Causa ini merupakan gelar Doktor Honoris Causa yang ke-11 yang diterima oleh Jusuf Kalla dimana 4 diantaranya dianugerahkan oleh universitas di luar negeri, yaitu Malaya University di Malaysia (2007), Soka University di Jepang (2009), The Rajamangala University of Technology Isan di Thailand (2017) dan Hiroshima University di Jepang (2018).

Penyelenggaraan Indonesianist Gathering di Wisma Duta Besar RI

Pada hari Selasa, 12 Desember 2017, KBRI Tokyo telah menyelenggarakan acara Indonesianist Gathering untuk yang kedua kalinya dengan mengundang 12 orang perwakilan Indonesianis di Jepang yang berasal dari kalangan pemerintah, pengusaha, akademisi, dan juga jurnalis.

 

Pertemuan berlangsung dengan hangat dan terjalin diskusi yang interaktif antara Duta Besar RI Tokyo. Sejumlah isu yang mengemuka dalam diskusi diantaranya adalah terkait kerja sama di bidang politik, ekonomi, maritim, infrastruktur, pendidikan, people to people contact, serta perayaan 60 tahun hubungan diplomatik Indonesia – Jepang tahun 2018.

Mewakili para undangan yang hadir, Prof. Mitsuo Nakamura dari Chiba University menyampaikan apresiasinya atas inisiatif dari KBRI Tokyo yang telah menyelenggarakan acara Indonesianist Gathering ini sebagai forum untuk bertukar pandangan dari berbagai kalangan, baik pemerintah, pengusaha, akademisi, dan jurnalis, mengenai upaya mempererat kerja sama antara Indonesia dan Jepang serta isu-isu yang menjadi perhatian bersama kedua negara.

Menanggapi hal tersebut, Duta Besar RI Tokyo menyampaikan harapannya kiranya hasil-hasil dari pertemuan Indonesianist Gathering dapat menjadi rekomendasi dalam memajukan kemitraan Indonesia – Jepang ke depannya. Selanjutnya, kegiatan serupa akan diselenggarakan secara berkala dengan mengangkat tema tertentu terkait isu yang menjadi perhatian bersama.

Matsuji Nishimura Diangkat sebagai Konsul Kehormatan RI di Fukuoka, Jepang

Pada hari Jumat, 8 Desember 2017 bertempat di Wisma Duta Besar RI Tokyo telah diselenggarakan acara serah terima Surat Tauliah Presiden RI mengenai pengangkatan Matsuji Nishimura, Chairman Kyudenko Corporation, sebagai Konsul Kehormatan RI di Fukuoka, Jepang. Acara telah berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh kalangan home staff KBRI Tokyo, pimpinan kantor perwakilan BUMN di Tokyo, Jepang, serta sejumlah pejabat Kyudenko Corporation.

Dengan penyerahan surat tauliah oleh Duta Besar RI dimaksud, maka Nishimura telah secara resmi diangkat sebagai Konsul Kehormatan RI di Fukuoka, menggantikan Hiroyuki Kawabe yang telah mengundurkan diri pada bulan Juni 2017 yang lalu karena telah memasuki usia pensiun.

Dalam sambutannya, Duta Besar Arifin Tasrif menyampaikan bahwa tugas dan tanggung jawab yang diemban Nishimura ke depannya tidaklah mudah, mengingat pada tahun 2018 Indonesia dan Jepang akan memperingati perayaan 60 tahun hubungan diplomatik kedua negara. Diharapkan dengan dukungan dari Nishimura akan semakin mendorong gema kemeriahan perayaan momentum spesial dimaksud melalui partisipasi Indonesia di pagelaran seni dan budaya di Prefektur Fukuoka dan sekitarnya.

Di akhir sambutannya, Duta Besar Arifin menyampaikan keyakinannya bahwa dengan pengalaman dan jejaring Nishimura yang luas selaku Chairman Kyudenko Corporation dan Ketua Asosiasi Persahabatan Kyushu – Indonesia, akan semakin mendorong peningkatan kerja sama Indonesia dan Jepang di berbagai bidang, khususnya di bidang ekonomi, perdagangan, investasi, dan pariwisata.

Duta Besar Arifin Tasrif Ucapkan Selamat kepada Kevin Lilliana, Pemenang Miss International 2017 asal Indonesia

Pada tanggal 8 Desember 2017, Duta Besar RI untuk Jepang telah menerima kunjungan pemenang lomba Miss International 2017, Kevin Lilliana, yang terpilih dalam lomba di Tokyo pada tanggal 14 November 2017. Didampingi wakil dari Mustika Ratu sebagai pemegang lisensi Miss Indonesia serta wakil dari organisasi Miss International Beauty Pageant, Kevin menceritakan perjuangannya dari Juara Kedua lomba Puteri Indonesia 2017, dan ia juga mengulangi pidatonya tentang konsep Bhinneka Tunggal Ika di babak penentuan final.

Pidatonya tentang toleransi tersebut yang disampaikan dalam Bahasa Inggris yang lancar mungkin memukau para juri, namun menurut pimpinan Miss International Kevin dinilai sangat tinggi dalam hal kecantikan, ilmu pengetahuan, dan keanggunan.

Lomba Miss International 2017 diikuti peserta dari 69 negara, dan bertujuan mendorong kemandirian, pemberdayaan dan kemajuan perempuan di dunia internasional. Pemenang diharapkan menjadi duta bagi kebudayaannya sendiri dan Jepang sebagai pelaksana tahunan Miss International, namun juga mempromosikan pentingnya saling pengertian antar semua bangsa dunia.

Menteri Perdagangan RI Terus Perluas Akses Indonesia ke Pasar Jepang Melalui Misi Dagang

Berbagai rangkaian kegiatan Misi Dagang Menteri  Perdagangan,  Enggartiasto  Lukita telah dilaksanakan di Tokyo, Jepang pada tanggal 28-30 November 2017 bekerjasama dengan KBRI Tokyo, Japan External Trade Organization (JETRO) dan ASEAN Japan Centre (AJC)  guna mendorong kembali ekspor Indonesia ke Jepang yang mengalami perlambatan pada periode 2012-2016. Pada kunjungan kerja kali ini Mendag turut mengikuti rangkaian kegiatan seperti halnya bilateral meeting dengan berbagai instansi pemerintah, swasta dan asosiasi Jepang, business forum, business matching, penyaksikan  penandatanganan  kontrak  kerja sama    antara  Presiden  JAG  Energy co. ltd dan PT. Awina Sinergi Indonesia serta penandatanganan  kontrak  kerja sama kemitraan Ditjen Pengembangan Ekspor Nasional, Kemendag dan AEON Co. LTD, dan pertemuan dengan Diaspora Indonesia.

Mendag berharap Jepang dapat terus meningkatkan komitmennya untuk memberikan akses pasar yang lebih luas bagi produk-produk Indonesia terutama produk makanan, produk pertanian dan perikanan serta jasa tenaga kerja terampil seperti perawat, pengasuh, dan tenaga kerja terampil lainnya serta perluasan pasar melalui system distribusi ritel yang ada di Jepang.

Dalam kegiatan Misi Dagang yang dipimpin oleh Mendag, turut serta bersama rombongan Ditjen Pengembangan Ekspor Nasional, Kemendag yaitu delegasi bisnis (21 perusahaan) yang bergerak dibidang produk makanan, minuman (kopi, herbal, kacang mete, jagung, unagi), perikanan, tekstil dan produk tekstil (polyester yarn) stationery products, ban, pupuk, bulu mata, furniture, mainan edukatif, kelapa sawit dan turunnannya, energy terbarukan dan sektor lainnya (jasa tenaga kerja dan produk industry strategis).