Beranda blog Halaman 3

50 Tahun ASEAN Dirayakan di Tokyo dalam Family Day

Pada hari Sabtu, 23 September 2017 KBRI Tokyo telah menyelenggarakan ASEAN Committee in Tokyo (ACT) Family Day 2017 bertempat di Sekolah Republik Indonesia Tokyo (SRIT). Acara dibuka oleh Duta Besar RI Tokyo, Bapak Duta Besar Arifin Tasrif, dan dihadiri oleh para Kepala Perwakilan, Wakil Kepala Perwakilan, serta staf kantor perwakilan negara-negara ASEAN yang berkedudukan di Tokyo.

Pada sambutan pembukanya Duta Besar Arifin Tasrif mengucapkan terima kasih atas antusiasme para peserta yang telah hadir memeriahkan kegiatan ACT Family Day kali ini. Memasuki usia ASEAN yang ke-50 pada tahun 2017, diharapkan kegiatan family gathering ini akan semakin mempererat jalinan persahabatan dan kekeluargaan antar negara ASEAN.

Sebelum pertandingan dimulai, para peserta dihibur dengan penampilan Tari Saman yang dibawakan oleh murid SRIT yang berbakat. Seusai pertandingan, para peserta juga turut bersama murid SRIT menari poco-poco dengan iringan musik yang meriah.

Kegiatan ACT Family Day 2017 dimeriahkan dengan penyelenggaraan sejumlah lomba dan pertandingan olahraga, diantaranya lawn bowling, lomba tarik tambang, lomba bakiak, pertandingan badminton dan tenis meja, serta lomba membawa kelereng dengan sendok dan lomba memasukkan bolpen ke dalam botol.

Para peserta tampak bersemangat mengikuti sejumlah kegiatan yang telah dipersiapkan dan acara diakhiri dengan makan siang bersama dan penyerahan hadiah kepada para pemenang.

Kunjungan Komite IV DPD RI di Jepang untuk Telaah UU Pajak Pertambahan Nilai

Saat ini Jepang mengalami fenomena penuaan populasi (ageing society), dimana jumlah usia produktif semakin sedikit dan populasi usia manula semakin banyak. Dengan komposisi tersebut, pendapatan pajak juga semakin menurun dan biaya pensiun serta kesehatan semakin besar. Pajak konsumsi Jepang berada pada angka 8% setelah terakhir dinaikkan dari 5% pada April 2014 dan sempat berdampak negatif pada laju pertumbuhan ekonomi Jepang. Pemerintah Jepang telah menunda kenaikan pajak konsumsi menjadi 10% hingga Oktober 2019.

Informasi tersebut disampaikan oleh pejabat Kementerian Keuangan Jepang dalam pertemuan dengan Delegasi Wakil Ketua Komite IV DPD RI yang dipimpin oleh Bapak Drs. A. Budiono M.Ed., didampingi 12 anggota. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kunjungan ke Jepang (27-31/08) untuk telaah implementasi dan pendalaman materi terkait penyusunan Rancangan Undang-undang Pajak Pertambahan Nilai.

Selain pertemuan dengan Kementerian Keuangan Jepang, delegasi juga telah bertemu dengan National Tax College (NTC) di Wako Campus di Prefektur Saitama, Walikota Kisarazu di Prefektur Chiba, dan Federasi Bisnis Jepang (Keidanren). Pertemuan dirancang untuk mempelajari peraturan dan perundang-undangan di Jepang terkait dengan Pajak Konsumsi dan isu-isu perpajakan secara umum di Jepang, baik pada tingkat Pusat maupun di daerah.

Dalam kunjungan ke Kota Kisarazu, Prefektur Chiba, delegasi diterima oleh Walikota Kisarazu, Yoshikuni Watanabe. Pada 18 November 2016, Kisarazu City telah menandatangani kerja sama sister city dengan Kota Bogor dengan fokus kerja sama di bidang pariwisata, pendidikan, pertanian, kebudayaan, dan kesehatan.

Di Keidanren, Delegasi Komite IV DPD RI telah diterima oleh Ketua Komite Ekonomi Indonesia-Jepang, didampingi belasan perwakilan dari perusahan-perusahaan dari berbagai sektor industri dan perdagangan di Jepang. Selain membahas mengenai perpajakan di Jepang, pertemuan juga telah membahas mengenai kebijakan perpajakan di Indonesia yang diharapkan oleh para pebisnis Jepang dapat lebih kompetitif dengan diluncurkannya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

Indonesia Mengecam Uji Coba Rudal Korea Utara

Jakarta: Indonesia (29/8) mengecam uji coba peluncuran rudal yang dilakukan oleh Korea Utara pada 28 Agustus  2017, yang melewati ruang udara negara lain dan membahayakan jalur penerbangan.

Tindakan uji coba tersebut bertentangan dengan kewajiban Korea Utara terhadap resolusi DK PBB terkait, khususnya resolusi 2270 (2016), 2321 (2016), 2356 (2017), dan 2371 (2017).

Indonesia mendesak Korea Utara agar sepenuhnya memenuhi kewajiban internasionalnya, termasuk melaksanakan sepenuhnya resolusi-resolusi DK PBB.

Indonesia menegaskan kembali bahwa stabilitas di Semenanjung Korea sangat penting artinya. Untuk itu, Indonesia mengajak semua negara untuk berkontribusi terhadap penciptaan perdamaian dan stabilitas di semenanjung Korea.

Kementerian Luar Negeri

Resepsi Diplomatik HUT RI ke-72 di Tokyo Menegaskan Hubungan Indonesia – Jepang yang Semakin Erat

Bertempat di Hotel Imperial, Tokyo, lebih dari 500 orang undangan dari kalangan Pemerintah, pengusaha dan komunitas diplomatik di Jepang menghadiri acara resepsi diplomatik dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-72 pada Jumat lalu (25/08).

Dalam sambutannya, Duta Besar Arifin Tasrif menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah dan rakyat Jepang yang selama hampir 60 tahun terakhir telah menjalin kerja sama yang sangat erat dengan Indonesia, sehingga membawa dampak ekonomi yang positif bagi kedua negara.

Dalam resepsi tersebut, Mantan Perdana Menteri Jepang, Yasuo Fukuda, yang saat ini adalah Ketua Japan Indonesia Association (JAPINDA), memimpin toast mengharapkan masa depan yang lebih sukses bagi negara dan rakyat Indonesia serta hubungan bilateral Indonesia – Jepang yang lebih erat di masa mendatang.

Selaku tamu kehormatan, Tetsuma Esaki, Menteri Negara untuk Okinawa dan Wilayah Utara Jepang, menyampaikan ucapan selamat secara resmi atas nama Pemerintah Jepang. Telah hadir juga Menteri Pertahanan Jepang, Itsunori Onodera, Dewi Soekarno, dan Rachmat Gobel, Utusan Khusus Presiden RI untuk Jepang.

Acara dimeriahkan oleh penampilan tari tradisonal Bajidor Kahot, Zapin, Jejer gandrung dan tari Tifa, dilanjutkan oleh berbagai penampilan budaya khas Indonesia lainnya, berupa musik kacapi suling, gamelan Jawa, dan arumba yang dimainkan oleh para Indonesianis Jepang.

Event ini juga dimanfaatkan untuk lebih mempopulerkan batik melalui peragaan koleksi batik dari Itang Yunasz dan Iwan Tirta oleh 10 orang peragawati dari Indonesia. Kesempatan ini juga dimanfaatkan oleh KBRI Tokyo untuk mempromosikan kuliner Indonesia melalui sajian sop buntut dan nasi goreng.

500 Warga Indonesia Meriahkan Upacara Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-72 di Tokyo

15 anggota Paskibra Tokyo dengan langkah tegap memasuki halaman Wisma Duta Besar Tokyo tempat pelaksanaan upacara peringatan HUT RI ke-72 pagi ini (17/08) untuk mengibarkan bendera Merah Putih. Langit Tokyo yang mendung tidak menghalangi tak kurang dari 500 masyarakat Indonesia yang tinggal di Tokyo dan sekitarnya untuk berpartisipasi dalam kegiatan ini. Para peserta upacara juga dihibur dengan aubade lagu-lagu perjuangan yang dinyanyikan oleh para siswa Sekolah Republik Indonesia Tokyo (SRIT).

Ke-15 orang anggota Paskibra tersebut merupakan bagian dari total 20 orang Paskibra yang terdiri dari para siswa SRIT yang telah berlatih dengan intensif selama 1 bulan di bawah pembinaan Atase Pertahanan KBRI Tokyo. Usai masa latihan, ke-20 Paskibra tersebut dikukuhkan dalam upacara pengukuhan yang berlangsung di SRIT pada hari Selasa lalu (15/07).

Turut hadir pula dalam upacara bendera adalah friends of Indonesia, diantaranya Yasuo Fukuda, mantan Perdana Menteri Jepang yang juga menjabat sebagai Ketua Japan-Indonesia Association (JAPINDA). Usai upacara, Dubes RI Tokyo, Arifin Tasrif mengundang Yasuo Fukuda untuk melakukan pemotongan tumpeng bersama yang menandai peringatan HUT RI ke-72.

Pada kesempatan tersebut, Dubes RI Tokyo juga mengumumkan telah terbentuknya Ikatan Pengusaha Indonesia di Jepang (IPIJ). Beliau berharap bahwa dengan terbentuknya ikatan tersebut, para pengusaha Indonesia di Jepang dapat bersinergi dengan baik sehingga menjadi lebih kompetitif di pasar Jepang.

Upacara peringatan di Wisma Dubes RI Tokyo diliput oleh stasiun televisi setempat, BS-TBS, yang juga mewawancarai Dubes Arifin Tasrif mengenai hubungan bilateral RI-Jepang untuk ditayangkan pada acara  “Ichiryu Yoshio ga tou” (Yoshio Ichiryu Speaks).

Dubes RI Tokyo juga diwawancarai untuk siaran langsung oleh media komunitas Indonesia di Jepang, yaitu Radio PPI Jepang (http://jradiowp.ppijepang.org) yang mengudara 2 jam setiap harinya, pada pukul 19.00-21.00 waktu Jepang atau pukul 17.00-19.00 WIB.

Bagi seluruh peserta upacara disediakan berbagai hidangan khas Indonesia dan juga makanan Jepang, wagyu halal, kontribusi dari pengusaha muslim Jepang.